Hari Ketiga Gempa Cianjur, BNPB: Tidak Ada Lagi Warga Terisolasi

Kompas.com - 23/11/2022, 12:14 WIB

CIANJUR, KOMPAS.com - Hari ketiga gempa Cianjur, Badan Nasional Penanggulangan Bencana menargertkan hari ini tidak ada lagi korban gempa yang terisolasi dan seluruh bantuan tersalurkan ke warga.

"Target kami hari ini tidak ada lagi yang terisolasi," ungkap Kepala BNPB Suharyanto dalam wawancara bersama KompasTV, Rabu (23/11/2022).

Suharyanto mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pencarian korban gempa Cianjur.

"Kami fokus (pencarian) hari ini di empat titik pencarian," kata dia.

Baca juga: Belum Dapat Bantuan, Korban Gempa Cianjur Utang ke Warung untuk Bertahan Hidup

Selain itu, BNPB juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan semua kepala desa, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Kamtibmas, Camat, dan Ramil untuk melakukan pencarian korban gempa dan evakuasi.

Dalam rapat koordinasi itu, kata Suharyanto, masing-masing melaporkan titik-titik pengungsian dan ada beberapa kelompok masyarakat yang belum mendapat bantuan.

"Ini kami pastikan, hari ini semua (korban gempa) sudah bisa mendapat bantuan," ungkapnya.

Untuk pemberian bantuan logistik kepada korban gempa yang masih terisolasi, pihaknya akan melakukan pengiriman bantuan melalui jalur darat dan udara. Di mana sudah disiapkan tiga helikopter untuk melakukan pengiriman logistik ini.

"Target kami hari ini tidak ada lagi yang terisolasi dan tidak ada kelompok masyarakat yang tidak mendapat bantuan," tegas dia.

Baca juga: 26 Sekolah Rusak Akibat Gempa, Disdik Jabar Berikan Trauma Healing

Hingga saat ini, ada 14 titik pengungsian korban gempa Cianjur yang terpusat di 12 kecamatan.

"Kalau ada masyarakat yang ingin mengungsi di dekat rumah masing-masing, satu kelompok 5-6 orang akan tetap kita layani," ujarnya.

Terkait dengan pendataan rumah dan infrastruktur lainnya, kata Suharyanto, masih terus dilakukan hingga saat ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber KompasTV


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar UMP dan UMK Jabar 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Daftar UMP dan UMK Jabar 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Bandung
Kisah Aipda Sofyan yang Gugur Dalam Tugas, Lindungi Para Polisi dari Aksi Bom Bunuh Diri

Kisah Aipda Sofyan yang Gugur Dalam Tugas, Lindungi Para Polisi dari Aksi Bom Bunuh Diri

Bandung
Berkekuatan Tinggi, Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung Diduga Pakai Bahan Peledak TATP

Berkekuatan Tinggi, Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung Diduga Pakai Bahan Peledak TATP

Bandung
Firasat Sang Kakak saat Terakhir Kali Bertemu Aipda Sofyan, Korban Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Firasat Sang Kakak saat Terakhir Kali Bertemu Aipda Sofyan, Korban Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Bandung
Aipda Sofyan Sempat Adang Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Sebelum Gugur

Aipda Sofyan Sempat Adang Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Sebelum Gugur

Bandung
Bupati Karawang Sesalkan Adanya Kelompok yang Buat Relokasi Pasar Rengasdengklok Rusuh

Bupati Karawang Sesalkan Adanya Kelompok yang Buat Relokasi Pasar Rengasdengklok Rusuh

Bandung
Detik-detik Rombongan Bupati Karawang Dilempari Batu dan Petasan saat Relokasi Pasar Rengasdengklok

Detik-detik Rombongan Bupati Karawang Dilempari Batu dan Petasan saat Relokasi Pasar Rengasdengklok

Bandung
Pemprov Jabar Tetapkan Besaran UMK, Karawang Tertinggi, Banjar Terendah

Pemprov Jabar Tetapkan Besaran UMK, Karawang Tertinggi, Banjar Terendah

Bandung
Mahfud MD: Terorisme Itu Kejahatan Kemanusiaan, Bukan Pejuang

Mahfud MD: Terorisme Itu Kejahatan Kemanusiaan, Bukan Pejuang

Bandung
Tanah Bergerak di Sumedang, Puluhan Rumah Retak-retak

Tanah Bergerak di Sumedang, Puluhan Rumah Retak-retak

Bandung
Aipda Sofyan, Korban Bom Bunuh Diri di Bandung, Sosok Polisi Bijaksana

Aipda Sofyan, Korban Bom Bunuh Diri di Bandung, Sosok Polisi Bijaksana

Bandung
Sempat Terjerat Perangkap Babi, Seekor Macan Tutul Jawa Dilepas di TWA Kamojang

Sempat Terjerat Perangkap Babi, Seekor Macan Tutul Jawa Dilepas di TWA Kamojang

Bandung
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung Diduga Bawa 2 Bom

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung Diduga Bawa 2 Bom

Bandung
Pelaku Bom Bandung Mantan Napi Nusakambangan, Masih 'Merah' Saat Bebas

Pelaku Bom Bandung Mantan Napi Nusakambangan, Masih "Merah" Saat Bebas

Bandung
Aniaya Orang di Kantor Desa, Kades dan Anaknya Jadi Tersangka

Aniaya Orang di Kantor Desa, Kades dan Anaknya Jadi Tersangka

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.