Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/12/2022, 21:24 WIB
Firman Taufiqurrahman,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

CIANJUR, KOMPAS.com - KG Media menyalurkan bantuan kepada korban gempa bumi magnitudo 5,6 Cianjur, Jawa Barat, Kamis (1/12/2022).

Bantuan ini merupakan hasil penggalangan donasi yang dikumpulkan oleh audiens KG Media.

Bantuan berupa sembako serta pembangunan MCK darurat ini dipusatkan di dua lokasi pengungsian, yakni Kampung Renyom Desa Nagrak dan Kampung Lebak Songgong, Desa Talaga.

Baca juga: Bupati Cianjur Sebut Dana Ganti Rugi Rumah Rusak Korban Gempa Disalurkan Senin Depan

Marketing Communication Initiative CSR Kompas.com Brahmanda Pandya Dhipta mengatakan, bahan pangan diserahkan ke dapur umum yang dikelola pihak Sekolah Relawan untuk diolah sebelum disalurkan ke para penyintas.

"Hal ini dilakukan untuk merespon pengungsi yang tidak memiliki dapur umum, sehingga relawan mengantarkan porsi-porsi makanan ke posko-posko pengungsian sekitar," kata Brahmanda kepada Kompas.com di lokasi bencana, Kamis (1/12/2022).

Selain makanan siap santap, bantuan logistik yang diberikan juga berupa obat-obatan, multivitamin hingga personal hygene atau perlengkapan kebersihan diri.

Brahmanda menyebutkan, giat sosial untuk warga terdampak bencana ini merupakan bagian dari program Mamadona atau Mari Bersama Berdonasi.

Baca juga: Ada Tenda Sakinah, Tempat Khusus untuk Suami Istri Korban Gempa Cianjur

Program ini sejatinya guna menjembatani masyarakat (pemirsa dan pembaca) untuk dapat saling menolong sesama yang sedang membutuhkan bantuan.

"Sumber dananya dari penggalangan donasi pembaca dan pemirsa KG Media," imbuhnya.

Brahmanda menyampaikan, pemirsa dan pembaca KG Media dapat berkontribusi dengan berdonasi melalui bit.ly/bantukorbancianjur.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menghilang Saat Lebaran, Kakek di Bogor Ditemukan Tewas Dalam Sumur

Menghilang Saat Lebaran, Kakek di Bogor Ditemukan Tewas Dalam Sumur

Bandung
Kawasan Pantai Anyer Padat, Polisi Terapkan Buka Tutup GT Cilegon Timur dan Barat

Kawasan Pantai Anyer Padat, Polisi Terapkan Buka Tutup GT Cilegon Timur dan Barat

Bandung
Antrean Kendaraan Arus Balik Terjadi di Gentong Tasikmalaya, Jalur Alternatif Singaparna Difungsikan

Antrean Kendaraan Arus Balik Terjadi di Gentong Tasikmalaya, Jalur Alternatif Singaparna Difungsikan

Bandung
Arus Balik Mudik 2024: Pemudik Tempuh Ciamis-Nagreg Selama 7 Jam

Arus Balik Mudik 2024: Pemudik Tempuh Ciamis-Nagreg Selama 7 Jam

Bandung
Kronologi Bocah 9 Tahun Hilang Terseret Ombak di Pantai Muaragatah, Pangandaran

Kronologi Bocah 9 Tahun Hilang Terseret Ombak di Pantai Muaragatah, Pangandaran

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Bandung
'One Way' Puncak Bogor ke Jakarta Berakhir, Arus Lalin dari 2 Arah Normal

"One Way" Puncak Bogor ke Jakarta Berakhir, Arus Lalin dari 2 Arah Normal

Bandung
Jalur Gentong Tasikmalaya Macet Parah, Kendaraan Tak Bergerak 2,5 Jam

Jalur Gentong Tasikmalaya Macet Parah, Kendaraan Tak Bergerak 2,5 Jam

Bandung
Cerita Polisi Tolong Pemudik Menggigil di Dalam Gubuk

Cerita Polisi Tolong Pemudik Menggigil di Dalam Gubuk

Bandung
Viral, Unggahan Bengkel di Puncak Bogor Getok Harga Ganti Ban Serep, Ini Klarifikasinya

Viral, Unggahan Bengkel di Puncak Bogor Getok Harga Ganti Ban Serep, Ini Klarifikasinya

Bandung
70 Anak Terpisah dengan Keluarganya di Pantai Pangandaran

70 Anak Terpisah dengan Keluarganya di Pantai Pangandaran

Bandung
KCIC Ungkap Penyebab Genangan Air di Gerbong Whoosh

KCIC Ungkap Penyebab Genangan Air di Gerbong Whoosh

Bandung
Urai Kemacetan di Tasikmalaya, Polisi Berlakukan 'One Way' di Nagreg

Urai Kemacetan di Tasikmalaya, Polisi Berlakukan "One Way" di Nagreg

Bandung
52.000 Kendaraan Melintas di Jalur Nagreg dari Arah Tasikmalaya Menuju Bandung

52.000 Kendaraan Melintas di Jalur Nagreg dari Arah Tasikmalaya Menuju Bandung

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com