Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapolres Cianjur Sebut Audi A8 Tabrak Mahasiswi Selvi Amalia, Keluarga Bilang Innova Rombongan Polisi, Siapa yang Benar?

Kompas.com - 26/01/2023, 11:33 WIB
David Oliver Purba

Editor

KOMPAS.com - Terdapat perbedaan terkait mobil yang menabrak mahasiswi asal Cianjur, Jawa Barat, Selvi Amalia Nuraini (19) di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Kampung Sabandar, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, pada Jumat (20/1/2023).

Kepala Polres (Kapolres) Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, mobil yang menabrak Selvi merupakan Audi A8 berwarna hitam.

Baca juga: Keluarga Sebut Selvi Amalia Ditabrak Innova Milik Polisi, Bukan Audi A8, Mobil Pelaku Parkir di TKP Kasus Wowon dkk

Sementara, pihak keluarga Selvi menyebut kendaraan yang menewaskan anggota keluarganya adalah Toyota Kijang Innova.

Baca juga: Bukan Audi A8, Keluarga Mahasiswi Selvi Amalia Sebut Penabrak Gunakan Innova Hitam

Audi A8 penyusup, masuk iring-iringan polisi

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menjelaskan, dari rekaman kamera CCTV serta sejumlah saksi yang diperiksa, penabrak Selvi merupakan mobil Audi A8 berwarna hitam.

Mobil tersebut, kata Doni, menyusup dan masuk ke iring-iringan pengawalan.

Baca juga: Mobil Audi A8 Penabrak Mahasiswi Selvi Amalia Sempat Diberhentikan Warga, 3 Orang di Dalamnya Diburu Polisi

“Kendaraan tersebut merupakan kendaraan yang masuk ke dalam rombongan pengawalan, dalam artian bukan dalam rombongan inti dan memaksa masuk ke dalam rombongan pengawalan. Kami pastikan mobil tersebut bukan rangkaian dari pengawalan, tetapi mobil yang ikut masuk kedalam rombongan,” ujar Doni, saat konferensi pers di Mapolres Cianjur, Rabu (25/1/2023).

Doni mengatakan, warga sempat menghentikan mobil tersebut. Di dalam kendaraan ada tiga penumpang.

Namun, warga tidak sempat mencatat nama para penumpang. Sementara pelat Audi A8 tersebut diduga palsu.

Kronologi menurut polisi

Kapolres Cianjur AKBP Doni HErmawan memelrihatkan bukti rekaman CCTV dalam kasus tabrak lari yang menewaskan seorang mahasiswi.Dok. Humas Polres CIanjur Kapolres Cianjur AKBP Doni HErmawan memelrihatkan bukti rekaman CCTV dalam kasus tabrak lari yang menewaskan seorang mahasiswi.
Doni menjelaskan, kecelakan bermula saat sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh Selvi melaju dari arah Bandung menuju Cianjur, Jumat siang.

Sewaktu menempuh jalan lurus, Selvi menabrak bagian belakang angkot yang melaju searah di depannya, sehingga sepeda motor jatuh ke sebelah kiri jalan dan Selvi ke kanan, tapi masih tetap di dalam jalurnya.

Pada saat bersamaan melintas kendaraan Audi A8 dan menabrak Selvi hingga tewas.

Luka di kepala yang menyebabkan Selvi meninggal dunia.

Polisi saat ini masih memburu pelaku yang kabur.

Bukan Audi, keluarga sebut mobil Innova penabrak Selvi

Sementara, pihak keluarga Selvi menyebut penabrak mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur itu adalah mobil Toyota Kijang Innova rombongan polisi.

Yudi Junadi, kuasa hukum keluarga Selvi mengatakan, hal itu diketahui dari sejumlah saksi di lokasi kejadian serta rekaman kamera CCTV.

“Rombongan itu ada 7-8 mobil. Keterangan saksi-saksi di lapangan yang menabrak adalah salah satu mobil yang ada di rombongan itu,” kata Yudi kepada wartawan, Rabu.

Karena itu, Yudi mendesak aparat kepolisian untuk membuka kasus tabrak lari ini secara terang benderang.

“Tinggal dicari saja identitasnya, siapa pengemudi mobil itu,” ujar Yudi.

Sebelumnya diberitakan, kasus kematian Selvi viral di media sosial karena diduga ia ditabrak rombongan pejabat yang melintas dan dikawal petugas kepolisian.

Hal itu diungkapkan akun twitter @mazzini_gsp pada Rabu (25/1/2023). Dia pun meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut kasus tersebut.

"Almarhumah Selvi Amalia Nuraeni, Mahasiswi FH Unsur adalah korban tabrakan di Jl Raya Bandung. Selvi diduga tertabrak oleh ROMBONGAN PEJABAT TERAS KEPOLISIAN. Sampai sekarang PELAKU BELUM TERTANGKAP DAN KEPOLISIAN SETEMPAT TERKASAN MENUTUP-NUTUPI," cuit akun twitter @mazzini_gsp.

Postingan ini kemudian direspons Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri menyatakan bakal segera mengecek kasus tersebut.

"Terima kasih informasinya, kita cek segera,"tulis Kapolri melalui akun Twitter @listyoSigitP. (Penulis Kontributor Cianjur, Firman Taufiqurrahman | Editor Gloria Setyvani Putri)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com