Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Kedua Lebaran, Lalu Lintas di Jalur Gentong Tasikmalaya Padat

Kompas.com - 23/04/2023, 18:58 WIB
Irwan Nugraha,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Para pemudik yang hendak balik ke kota asal Bandung dan Jakarta dari arah Priangan Timur, Jawa Barat, Yogyakarta dan Jawa Tengah mulai memadati Tanjakan Gentong, Tasikmalaya meski masih H+1 Lebaran, Minggu (23/4/2023) sore.

Begitupun arah sebaliknya dari Bandung menuju Tasikmalaya kendaraan pemudik juga memadati kawasan Gentong yang sebagian besar menuju kawasan wisata Pantai Pangandaran.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Tasikmalaya AKP Tejo Reno Indratno menyebut, sejak pagi sampai sore ini kendaraan pemudik dari dua arah berlawanan terus meningkat signifikan.

Baca juga: Kawasan Pantai Anyer Diserbu Wisatawan, Arus Lalu Lintas Padat

"Iya, untuk arus lalin (lalu lintas) terus ada peningkatan. Terjadi di dua jalur dari Tasik menuju Bandung maupun sebaliknya terjadi peningkatan volume kendaraan," jelas Tejo saat memantau arus balik di Gentong, Minggu sore.

Kepadatan kendaraan karena adanya pemudik lokal yang masih lalu lalang bersilaturahmi ke rumah keluarganya. Ditambah kondisi ini masih adanya pemudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan Pangandaran.

"Aktivitas masyarakat terjadi di lingkup tertentu seperti di seputaran Ciawi, Rajapolah. Mereka bersilaturahmi ke daerah masing-masing, jadi arus lalin mengalami kenaikan. Baik arus mudik, maupun masyarakat yang bersilaturahmi," tambahnya.

Sedangkan di jalur Gentong utama terus terjadi kepadatan di empat titik yakni di Tanjakan Gentong Atas, Simpang Tiga Pamoyanan, Simpang Tiga Sukamantri dan Fly Over Rajapolah.

Pihaknya pun terus berupaya mengurai kemacetan dengan sistem buka tutup atau one way secara kondisional. Para petugas lalu lintas pun terus disiagakan di lokasi rawan kemacetan untuk mengatur arus lalu lintas.

"Seperti di Gentong Atas, Pamoyanan, Sukamantri dan Rajapolah. Kita melaksanakan Cara Bertindak (CB) one way sebanyak dua kali, kita melakukan penormalan dan siagakan anggota lalu lintas," pungkasnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pemkab Bandung Berikan Rp 1,3 Miliar untuk 270 Peraih Medali Fornas 2023

Pemkab Bandung Berikan Rp 1,3 Miliar untuk 270 Peraih Medali Fornas 2023

Bandung
Disdik Coret 199 Calon Peserta Didik dari Jalur Zonasi PPDB Jabar 2024, Ini Alasannya

Disdik Coret 199 Calon Peserta Didik dari Jalur Zonasi PPDB Jabar 2024, Ini Alasannya

Bandung
Jumlah Anak Terlibat Judi Online Tinggi, Bupati Bandung Minta Sekolah Cek Ponsel Siswa

Jumlah Anak Terlibat Judi Online Tinggi, Bupati Bandung Minta Sekolah Cek Ponsel Siswa

Bandung
Paspor di Bandung Raya Kini Bisa Diantar Gojek ke Rumah

Paspor di Bandung Raya Kini Bisa Diantar Gojek ke Rumah

Bandung
Ditutup, Tempat Pembuangan Sampah Liar di Sungai Jamblang Cirebon

Ditutup, Tempat Pembuangan Sampah Liar di Sungai Jamblang Cirebon

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Selasa 25 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Selasa 25 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Diincar PDI-P, Bey Machmudin Tolak Maju di Pilkada Jabar 2024

Diincar PDI-P, Bey Machmudin Tolak Maju di Pilkada Jabar 2024

Bandung
Ridwan Kamil: Pemimpin Jakarta Harus Paham Jawa Barat dan Banten

Ridwan Kamil: Pemimpin Jakarta Harus Paham Jawa Barat dan Banten

Bandung
Hakim Minta Sengketa Hukum Ibu dan Anak Kandung di Karawang untuk Berdamai

Hakim Minta Sengketa Hukum Ibu dan Anak Kandung di Karawang untuk Berdamai

Bandung
Detik-detik Warga Tarik Pemantik Granat Temuan di Garut, 4 Orang Luka Serius

Detik-detik Warga Tarik Pemantik Granat Temuan di Garut, 4 Orang Luka Serius

Bandung
Berantas Judi Online, Bupati Bandung Minta Sekolah Razia Ponsel Siswa

Berantas Judi Online, Bupati Bandung Minta Sekolah Razia Ponsel Siswa

Bandung
Alasan Pj Bupati Bogor Bongkar Bangunan PKL: untuk Estetika Kawasan Puncak

Alasan Pj Bupati Bogor Bongkar Bangunan PKL: untuk Estetika Kawasan Puncak

Bandung
Warga Cioray Sukabumi Temukan Kerangka Manusia Saat Cari Rumput

Warga Cioray Sukabumi Temukan Kerangka Manusia Saat Cari Rumput

Bandung
Setelah Absen 23 Tahun, Sumedang Kirim Wakil ke Paskibraka Nasional

Setelah Absen 23 Tahun, Sumedang Kirim Wakil ke Paskibraka Nasional

Bandung
Masuk Radar PDIP Jabar, Bey Machmudin Tegaskan Tak Akan Maju di Pilkada 2024

Masuk Radar PDIP Jabar, Bey Machmudin Tegaskan Tak Akan Maju di Pilkada 2024

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com