KARAWANG, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang meminta spanduk mantan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana di fasilitas pendidikan dan kantor-kantor pemerintahan dicopot.
Sebelumnya beredar spanduk bergambar Cellica Nurrachadiana dengan ucapan mohon maaf saya pamit akan melanjutkan pengabdian baru.
Ketua Bawaslu Karawang, Engkus Kusnadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Bagian Pemerintahan Pemkab Karawang untuk mencopot spanduk ukuran satu kali dua meter itu.
Baca juga: Atlet Dayung Karawang Raih Medali Emas Stand Up Paddling World Championship 2023
Bawaslu Karawang, sambung Engkus, juga meminta Panwascam berkoordinasi dengan camat-camat serta kepala sekolah untuk mencopot spanduk serupa.
"Sudah kita koordinasikan untuk segera dicopot, karena alasannya mantan bupati ini sudah ditetapkan DCT (Daftar Calon Tetap) untuk pemilu legislatif," kata Engkus.
Baca juga: APAR Jadi Sorotan Kapolda Jabar di Gudang Logistik KPU Karawang
Engkus menilai, isi spanduk Cellica tersebut bukan ajakan untuk Pemilu, namun merupakan spanduk imbauan saja.
Hanya saja, ketika sudah ditetapkan DCT, penempatan spanduk harusnya bukan di fasilitas pendidikan dan pemerintahan.
"Kita bukan yang mencopot, tetapi kita rekomendasikan untuk dicopot. Yang berhak (mencopot) Satpol PP," kata Engkus.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.