Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Potret Sepi Bandara Husein Sastranegara Bandung Saat Mudik 2024

Kompas.com - 03/04/2024, 23:14 WIB
Faqih Rohman Syafei,
Reni Susanti

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Ada pemandangan berbeda dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, pada masa angkutan Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 Hijiriah.

Bandara yang berada di jantung Kota Bandung ini terlihat sepi dibanding Lebaran 2023. Hiruk pikuk masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman via bandara ini pun sudah tak terlihat lagi.

Hal ini disebabkan karena dialihkannya penerbangan domestik dan internasional ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada 29 Oktober 2023.

Baca juga: 1.191 Personel Gabungan Diterjunkan untuk Amankan Arus Mudik di Sidoarjo

Berdasarkan catatan pengelola Bandara Husein Sastranegara, pada masa angkutan Lebaran tahun 2023, sekitar 3.000 penumpang terbang melalui bandara ini ke sejumlah kota di Indonesia setiap harinya.

Namun tahun ini berkurang signifikan. Dari belasan rute penerbangan yang saat itu melayani para penumpang, kini hanya melayani satu rute saja.

Rute tersebut yakni Jakarta-Bandung-Pangandaran dengan menggunakan pesawat tipe caravan milik maskapai Susi Air.

Baca juga: Bandara Husein Sastranegara Buka Rute Bandung-Pangandaran untuk Dongkrak Sektor Pariwisata

"Kami informasikan bahwa Husein Sastranegara pascapengaturan penerbangan ke Kertajati saat ini melayani penerbangan Susi Air untuk Senin dan Jumat dengan destinasi Halim-Bandung-Pangandaran dan sebaliknya," ujar Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara Indra Crisna Seputra saat ditemui, Rabu (3/4/2024).

Meski pada angkutan Lebaran tahun ini sepi, Bandara Huseinsastranegata masih beroperasi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Sejumlah petugas bandara juga tetap bertugas seperti biasanya, meski jumlahnya tidak banyak bila dibanding sebelum dipindahkan ke Kertajati.

Dari segi fasilitas, perawatan sarana dan prasarana Bandara Husein Sastranegara masih terus dilakukan. Mulai dari runway, terminal, parkir, dan sebagainya.

"Di dalam Angleb tahun ini kami melakukan pemastian kesiapan fasilitas dan peralatan, mulai dari kepastian runway, terminal, dan parkir dan sebagainya di mana kami mengantisipasi banjir, kami pastikan runway kering dan aliran drainase tidak ada yang mampet, fasilitas lain semua kita perbaiki," tambah Indra.

"Selain fasilitas, personel kami siagakan tidak ada yang berkurang, meskipun tidak ada penerbangan reguler lain selain Susi Air, kami sudah apel posko Angleb di mana saya sampaikan kesiapan menghadap Angleb," tambah Indra.

Indra menerangkan, jumlah penumpang yang terbang via Bandara Huseinsastranegara saat ini sudah berkurang jauh. Tetapi akan dilayani secara maksimal demi kenyamanan para penumpang.

"Artinya apapun penerbangan yang ada kami dari Angkasa Pura Husein Sastranegara tetap beroperasi," katanya.

Dia juga mengajak masyarakat yang hendak pulang kampung pada masa angkutan lebaran tahun ini bisa memanfaatkan penerbangan rute Jakarta-Bandung-Pangandaran.

"Tinggal pemilihan masyarakat saja yang mau lebih cepat lagi dengan Susi Air inilah bisa digunakan. Juga untuk ke Pangandaran ini jadi pilihan tidak kalah cepat dengan darat bisa 5 jam tapi dengan ini cukup sekitar 30 menit saja," ucap Indra.

Selain melayani penerbangan komersial, Bandara Husein Sastranegara sampai saat ini masih melayani carter flight dan lain sebagainya.

"Selain Susi Air yang reguler kami menerima penerbangan yang seperti carter flight, medivac, kemudian ada penerbangan MRO jadi ada dua perusahaan yang menerima pesawat perbaikan selain penerbangan militer," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

'One Way' Puncak Bogor Berakhir Malam Ini, Arus Kendaraan dari Jakarta Bisa Melintas

"One Way" Puncak Bogor Berakhir Malam Ini, Arus Kendaraan dari Jakarta Bisa Melintas

Bandung
Selama Arus Mudik, Posko Kesehatan Jabar Tangani 6 Jenis Penyakit

Selama Arus Mudik, Posko Kesehatan Jabar Tangani 6 Jenis Penyakit

Bandung
Curug Sanghyang Taraje di Garut: Daya Tarik, Legenda, dan Rute

Curug Sanghyang Taraje di Garut: Daya Tarik, Legenda, dan Rute

Bandung
Tol Cipali Sempat Diselimuti Asap Pembakaran Jerami, Polisi Turun ke Sawah

Tol Cipali Sempat Diselimuti Asap Pembakaran Jerami, Polisi Turun ke Sawah

Bandung
7 Tempat Wisata Murah di Bandung yang Bisa Dikunjungi Saat Libur Lebaran

7 Tempat Wisata Murah di Bandung yang Bisa Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Bandung
Libur Lebaran, Kemacetan Terjadi di Jalur Wisata Pantai Carita-Anyer

Libur Lebaran, Kemacetan Terjadi di Jalur Wisata Pantai Carita-Anyer

Bandung
Kepadatan di Jalur Wisata Puncak Diprediksi Terjadi 13-14 April 2024

Kepadatan di Jalur Wisata Puncak Diprediksi Terjadi 13-14 April 2024

Bandung
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Jalur Puncak

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Jalur Puncak

Bandung
Pemkab Bandung Barat Cegah Aksi 'Getok' Tarif Parkir di Lembang Selama Libur Lebaran 2024

Pemkab Bandung Barat Cegah Aksi "Getok" Tarif Parkir di Lembang Selama Libur Lebaran 2024

Bandung
H+2 Lebaran, Jalur Puncak Bogor Macet Parah

H+2 Lebaran, Jalur Puncak Bogor Macet Parah

Bandung
Kronologi Balita di Bandung Tewas Dianiaya Ayah Tiri, Korban Dipukul, Terjungkal dan Kepala Terbentur Tembok

Kronologi Balita di Bandung Tewas Dianiaya Ayah Tiri, Korban Dipukul, Terjungkal dan Kepala Terbentur Tembok

Bandung
Terjebak di 'Septic Tank', 4 Pekerja Mal di Kota Cirebon Ditemukan Tewas, Berawal dari Pemeriksaan Rutin

Terjebak di "Septic Tank", 4 Pekerja Mal di Kota Cirebon Ditemukan Tewas, Berawal dari Pemeriksaan Rutin

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Bandung
Jembatan Gantung di Lebak Putus, 15 Orang Jatuh ke Sungai

Jembatan Gantung di Lebak Putus, 15 Orang Jatuh ke Sungai

Bandung
Berakhir, Ganjil Genap dan One Way di Jalur Puncak Bogor

Berakhir, Ganjil Genap dan One Way di Jalur Puncak Bogor

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com