Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ikuti Google Maps, Pengendara Mobil Terjebak di Jalan Berlumpur Bogor Semalaman

Kompas.com - 22/04/2024, 20:41 WIB
Afdhalul Ikhsan,
Reni Susanti

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Sebanyak dua mobil terjebak di jalan berlumpur yang berada di Kampung Cipari, Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua mobil itu terjebak setelah pengemudinya mengikuti aplikasi penunjuk arah Google Maps.

"Dua mobil yang terjebak itu pertama Honda Jazz dan Hyundai Matrix warna hitam," ucap Komandan Regu (Danru) Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Kandar Syahbudin saat dihubungi Kompas.com melalui telepon seluler, Senin (22/4/2024).

Kandar mengatakan, kedua mobil tersebut terjebak di jalan berlumpur sehingga selip atau tergelincir.

Baca juga: Ikuti Google Maps, Pemudik Motor Masuk ke Tol Karawang

Peristiwa itu bermula ketika pengemudi mobil Hyundai bernama Lilis mau mengambil barang yang tertinggal di Cikahuripan, Bogor.

Saat itu, perempuan asal Depok ini berangkat bersama ibunya. Ia berusaha mencari jalan memutar dengan cara mengikuti Google Maps dan mobil Honda Jazz di depannya.

Namun apesnya, kedua mobil tersebut malah terjebak di jalan yang berlumpur becek dan berbatu gara-gara mengikuti Google Maps.

Baca juga: Rawan Kecelakaan, Dua Jalur di Gunungkidul Akan Dihapus dari Google Maps

Alhasil, mobil tersebut selip dan tidak bisa jalan. Ditambah lagi mobil Hyundai yang dikemudikan Lilis ini koplingnya bermasalah sehingga gigi tidak bisa masuk dan tidak bisa berjalan lagi.

Lilis yang terjebak di jalan berlumpur nan gelap itu panik dan kemudian meminta pertolongan dengan menghubungi Tim Reaksi Cepat Radio Antar Penduduk Indonesia (TRC RAPI) Kabupaten Bogor.

"Kalau kondisi mobil menyala tapi tidak bisa masuk gigi karena kopling trouble, dari situ akhirnya Ibu Lilis meminta pertolongan darurat. Sedangkan kalau yang Honda jazz itu, kita dateng sudah tidak ada, sudah bisa didorong sama anak-anak TRC RAPI," ungkapnya.

Karena keterbatasan alat, TRC RAPI langsung melaporkan kejadian tersebut ke call center 112 untuk ditindaklanjuti.

Mendapat laporan itu, team rescue Damkar Kabupaten Bogor langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi. 

"Iya itu mobil terjebak sudah dari tadi malam pukul 20.00 WIB malam dan dibantu anak-anak TRC RAPI, tapi karena mereka keterbatasan alat akhirnya jam 1 dini hari mereka menghubungi 112 dan langsung kita respons ke lokasi," ungkapnya.

Tim Rescue Damkar Kabupaten Bogor kemudian menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Saat tiba di lokasi, korban dan mobilnya ditemukan sudah dalam keadaan posisi tergelincir ke dalam lumpur. Jalan yang bersemak dan gelap itu juga membuat korban panik.

Team rescue yang beranggotakan lima orang langsung mengevakuasi korban menggunakan sejumlah peralatan seperti dongkrak, senter, dan carabiner.

Berkat kerja keras petugas, korban berhasil dievakuasi. Kandar memastikan, tidak ada yang luka-luka.

Proses penyelamatan dan pertolongan darurat evakuasi mobil yang terjebak lumpur selesai dalam waktu dua jam.

"Evakuasi dilakukan selama 2 jam dan tiba di Mako pukul 04.50 WIB. Situasi akhir kondusif, Lilis dan ibunya beserta mobil itu berhasil dievakuasi oleh tim rescue. Korban luka nihil," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

'Pak Bupati Cianjur, Kapan Sekolah Kami Diperbaiki?'

"Pak Bupati Cianjur, Kapan Sekolah Kami Diperbaiki?"

Bandung
Selamatkan SDN Tanjungsari 3 Cianjur, Butuh Bantuan Segera!

Selamatkan SDN Tanjungsari 3 Cianjur, Butuh Bantuan Segera!

Bandung
'Long Weekend', Polres Garut Periksa Kelayakan Bus-bus Pariwisata

"Long Weekend", Polres Garut Periksa Kelayakan Bus-bus Pariwisata

Bandung
Pegi 'Perong' Curhat ke Ibu, Minta Maaf dan Sebut Tak Apa Jadi Tumbal Pejabat

Pegi "Perong" Curhat ke Ibu, Minta Maaf dan Sebut Tak Apa Jadi Tumbal Pejabat

Bandung
Pegi 'Perong' Dikenal Tetangga Bernama Robi, Sempat Sewa Kamar Kos di Bandung

Pegi "Perong" Dikenal Tetangga Bernama Robi, Sempat Sewa Kamar Kos di Bandung

Bandung
Sengketa Kepemilikan Pabrik, 2 Kubu Bentrok di Cianjur

Sengketa Kepemilikan Pabrik, 2 Kubu Bentrok di Cianjur

Bandung
Alternatif Wisata Selain Puncak Bogor, Tanpa Perlu Terjebak Macet

Alternatif Wisata Selain Puncak Bogor, Tanpa Perlu Terjebak Macet

Bandung
Nasdem, PKS, dan Gerindra Deklarasi Usung Aep Syaepuloh pada Pilkada Karawang 2024

Nasdem, PKS, dan Gerindra Deklarasi Usung Aep Syaepuloh pada Pilkada Karawang 2024

Bandung
Kasus Vina Cirebon, Polisi Sempat Datangi Rumah Pegi Tahun 2016 dan Bawa 2 Sepeda Motor

Kasus Vina Cirebon, Polisi Sempat Datangi Rumah Pegi Tahun 2016 dan Bawa 2 Sepeda Motor

Bandung
Sosok Pegi DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Jadi Tulang Punggung Keluarga sejak Orangtua Cerai

Sosok Pegi DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Jadi Tulang Punggung Keluarga sejak Orangtua Cerai

Bandung
Minibus Tabrak Warung di Pakansari Bogor, 1 Tewas, 3 Terluka

Minibus Tabrak Warung di Pakansari Bogor, 1 Tewas, 3 Terluka

Bandung
Golkar, Gerindra, dan PSI Targetkan Koalisi Besar pada Pilkada Bandung 2024

Golkar, Gerindra, dan PSI Targetkan Koalisi Besar pada Pilkada Bandung 2024

Bandung
Kapolda Jabar Ingatkan Polisi Tindakan Tegas Terukur Hanya bila Dibutuhkan

Kapolda Jabar Ingatkan Polisi Tindakan Tegas Terukur Hanya bila Dibutuhkan

Bandung
Di Balik Video Viral Warung Seblak di Ciamis Diserbu 220 Pelamar Kerja

Di Balik Video Viral Warung Seblak di Ciamis Diserbu 220 Pelamar Kerja

Bandung
Istri Pembunuh Mantan Majikan di Bandung Barat Diamankan dalam Kondisi Lemas

Istri Pembunuh Mantan Majikan di Bandung Barat Diamankan dalam Kondisi Lemas

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com