Videonya Viral, 5 Pemuda yang Terlibat Aksi Pengeroyokan di Bandung Berhasil Ditangkap

Kompas.com - 22/03/2021, 15:52 WIB
Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan tengah memperlihatkan barang bukti dalam perisitiwa pengeroyokan yang videonya sempat viral di media sosial tersebut. lima orang ditangkap dalam perisitiwa ini. Dok. Humas Polda JabarKapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan tengah memperlihatkan barang bukti dalam perisitiwa pengeroyokan yang videonya sempat viral di media sosial tersebut. lima orang ditangkap dalam perisitiwa ini.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi tangkap lima pelaku dalam aksi pengeroyokan yang terekaman video di depan Kedai Ramen di Kampung Sirnasari, Desa Batukarut, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung Jawa Barat.

Video tersebut sempat viral di media sosial. Dalam video berdurasi 32 detik itu memperlihatkan korban yang mengenakan jaket putih sedang bermain gitar.

Tak lama, sekelompok pemuda menghampiri korban dan melakukan pemukulan dan pengeroyokan. Mendapat rangkaian pukulan dan tendangan itu korban yang jatuh menahan sakit. Sementara para pelaku melarikan diri.

Video tersebut beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun @bandungtalk. Sampai saat ini belum diketahui penyebab pemukulan tersebut.

Baca juga: Video Viral Pengeroyokan di Bandung, Para Pelaku Bawa Senjata Tajam

Kapolresta Bandung Polda Jabar  Kombes Pol Hendra Kurniawan menjelaskan bahwa perisitiwa tersebut terjadi di wilayah Arjasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (6/4/2021) sekitar pukul 23.00 WIB. Beberapa pemuda yang tengah nongkrong tiba-tiba di keroyok sekelompok pemuda

"Kejadiannya malam, waktu itu korban sedang nongkrong tiba-tiba datang sekelompok anak dari XTC dan korban langsung di pukuli," kata Hendra dalam keterangannya, Senin (22/3/2021).

Kejadian tersebut terekam kamera pengawas, tanpa basa basi para pelaku yang diketahui berinisial WR, TPD, JAP, KFA, dan BT langsung mendatangi korban yang saat itu asik tengah bermain gitar lalu menganiaya dan mengambil gitarnya.

Berbekal laporan tersebut Polsek Pameungpeuk dan Satreskrim Polresta Bandung kemudian mengumpulkan bukti sampai akhirnya mendapatkan kelima pelaku ini pada 16 Maret 2021.

"Awalnya korban ini hanya menegur para tersangka dari kelompok motor mana, namun para tersangka malah langsung menganiaya korban," ujarnya.

Baca juga: Ponsel Penyandang Disabilitas Dirampas Begal, Aksi Pelaku Terekam CCTV dan Viral di Medsos

Dengan terungkapnya kasus tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa Rekaman CCTV milik Kedai Ramen, Pakaian atribut XTC, Balok kayu, Gitar, Helmet dan 4 Unit motor milik tersangka.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 170 KUHPidana, ancaman hukuman minimal 2 tahun penjara, maksimal 5 Tahun Penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lembang Park & Zoo Bandung: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Lembang Park & Zoo Bandung: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Bandung
Wana Wisata Ranca Upas Bandung : Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Wana Wisata Ranca Upas Bandung : Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tariknya

Bandung
Geger, Warga Bandung Temukan Mayat Bayi Terbungkus Kain Kafan di Pinggir Jalan

Geger, Warga Bandung Temukan Mayat Bayi Terbungkus Kain Kafan di Pinggir Jalan

Bandung
Unggahan Viral Mahasiswa Tak Ikut Kuliah Presiden Jokowi Akan Disanksi, Ini Kata Rektor Unpar

Unggahan Viral Mahasiswa Tak Ikut Kuliah Presiden Jokowi Akan Disanksi, Ini Kata Rektor Unpar

Bandung
Badan Penuh Lumpur, Kakek Ini Selamat dari Longsoran Tebing Setinggi 150 Meter di Sumedang

Badan Penuh Lumpur, Kakek Ini Selamat dari Longsoran Tebing Setinggi 150 Meter di Sumedang

Bandung
NFT Lukisan Ridwan Kamil Terjual Rp 45 Juta di OpenSea, Didonasikan untuk Anak Yatim Piatu

NFT Lukisan Ridwan Kamil Terjual Rp 45 Juta di OpenSea, Didonasikan untuk Anak Yatim Piatu

Bandung
Jabar Quick Response Buka Kanal Bantuan Perbaiki Jembatan, Warga Bisa Lapor ke Sini

Jabar Quick Response Buka Kanal Bantuan Perbaiki Jembatan, Warga Bisa Lapor ke Sini

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 16 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 16 Januari 2022

Bandung
Pantai Pangandaran: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Pantai Pangandaran: Lokasi, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Bandung
2 Pemancing Korban Perahu Terbalik di Cilacap Ditemukan Tewas

2 Pemancing Korban Perahu Terbalik di Cilacap Ditemukan Tewas

Bandung
5 Rumah Rusak di Sukabumi akibat Gempa Banten, Dihuni 22 Jiwa

5 Rumah Rusak di Sukabumi akibat Gempa Banten, Dihuni 22 Jiwa

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 15 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 15 Januari 2022

Bandung
Gempa M 6.6  di Banten Dirasakan di 14 Daerah di Jabar, 2 Rumah Rusak Sedang

Gempa M 6.6 di Banten Dirasakan di 14 Daerah di Jabar, 2 Rumah Rusak Sedang

Bandung
Buruh Tani di Karawang Tembak Petani Lainnya Gara-Gara Dendam Lama Soal Pilkades

Buruh Tani di Karawang Tembak Petani Lainnya Gara-Gara Dendam Lama Soal Pilkades

Bandung
Dampak Gempa Sumur Banten, Rumah Roboh dan Gedung Sekolah Rusak di Pandeglang

Dampak Gempa Sumur Banten, Rumah Roboh dan Gedung Sekolah Rusak di Pandeglang

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.