Kisah Tragis Seorang Guru SD di Bandung, Tewas Dibunuh Mantan Suami karena Tolak Saat Diajak Rujuk

Kompas.com - 09/02/2022, 07:15 WIB

KOMPAS.com - Seorang guru sekolah dasar (SD) Negeri 032^Tilil, di Bandung, Jawa Barat, berinisial AR (50), ditemukan tewas di halaman sekolah tempatnya mengajar, Senin (7/2/2022) sekitar pukul 06.45 WIB.

Korban tewas ditikam dengan senjata tajam oleh mantan suaminya berinisial N (56).

"Adapun korban adalah mantan istrinya dan ini (pelaku) mantan suaminya," ucap Kapolsek Coblong Kompol Nanang Sukmajaya di Mapolrestabes Bandung, Selasa (8/2/2022).

Baca juga: Seorang Guru Tewas di Halaman SD Bandung, Terduga Pelaku Diamankan

Kronologi kejadian

Nanang mengatakan, peristiwa pembunuhan itu terjadi berawal mendatangi korban yang sedang menuju ruangan kelasnya.

Pelaku yang melihat korban, langsung mengejarnya. Sebelum menusuk korban, sambung Nanang, keduanya sempat cekcok hingga akhirnya N menusuk korban.

"Korban sudah tergeletak di sana, artinya kita tidak dapat menolong korban ke rumah sakit, karena sudah meninggal dunia," ujarnya.

Baca juga: Detik-detik Guru SD di Bandung Ditusuk Mantan Suami di Halaman Sekolah hingga Tewas

Diduga sudah direncanakan

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Kata Nanang, pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku sudah direncanakan. Sebab, saat melakukan aksinya N membawa senjata tajam dari rumah.

"Berdasarkan fakta sudah ada niat, pisau kita dalami dari mana. Pisau ada padanya," ungkapnya.

Sebelum membunuh korban, pelaku menunggu dari luar sekolah. Begitu melihat korban, keduanya terlibat cekcok hingga N menusuk mantan istrinya dengan pisau yang telah dibawanya.

Baca juga: Mantan Suami yang Tusuk Guru SD di Bandung Diduga Rencanakan Pembunuhan, Ancamannya Penjara Seumur Hidup

Ditangkap polisi

Ilustrasi ditangkapKOMPAS.com/ Junaedi Ilustrasi ditangkap

Usai membunuh mantan istirnya, pelaku tidak kabur dan tetap menunggu di loksi kejadian hingga akhirnya ia ditangkap polisi.

"Setelah pelaku melakukan penusukan, pelaku tetap di situ, bersama alat yang digunakan. Dan (pelaku) menanti kedatangan kepolisian, polisi hadir di TKP, dan mengamankan pelaku diamankan ke polsek," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Polisi Rudi Trihandoyo ditemui di Mapolrestabes Bandung, Senin (7/2/2022).

Baca juga: Terungkap Pelaku Pembunuhan Guru SD di Bandung

Motif pembunuhan

IlustrasiPIXABAY Ilustrasi

Setelah berhasil menangkap pelaku, diketahui, motif aksi yang dilakukan N salah satunya adalah korban menolak untuk diajak rujuk.

"Ada beberapa motif yang terjadi, salah satunya itu berdasarkan keterangan saksi yang bersangkutan itu (pelaku) ingin rujuk lagi namun (korban) menolak," kata Kapolsek Coblong Kompol Nanang Sukmajaya di Mapolrestabes Bandung, Selasa.

Motif lainnya, kata Nanang, pelaku ingin ikut bergabung ke acara pernikahan anak bungsu mereka, tetapi tidak diperkenankan oleh si anak karena ayahnya tak pernah mengurusnya selama 22 tahun.

Baca juga: Motif Mantan Suami Bunuh Guru SD di Sekolah Terungkap, Salah Satunya Ditolak Rujuk

Diketahui, pelaku dan korban sudah bercerai sejak 2007. Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai dua orang anak. Anak sulung mereka sudah menikah dan anak bungsu merencanakan menikan akhir pekan nanti.

"Berdasarkan fakta yang ada, salah satu latar belakang dugaan pembunuhan tersebut menyebabkan kekecewaan terhadap mantan suami," ucap Nanang.

Saat ini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku sudah mendekam di sel tahanan sementara di Mapolsek Coblong.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan hukuman pidana maksimal seumur hidup.

Baca juga: Usai Bunuh Mantan Istri yang Hendak Mengajar di Sekolah, Pria Ini Menunggu Polisi Datang Menangkapnya

 

Penulis : Kontributor Bandung, Agie Permadi | Editor : Khairina, Gloria Setyvani Putri, Abba Gabrillin)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Rambut Merah Dalam Mobil di Subang, Korban Dibunuh Suami karena Kerja di Tempat Hiburan Malam

Mayat Rambut Merah Dalam Mobil di Subang, Korban Dibunuh Suami karena Kerja di Tempat Hiburan Malam

Bandung
Terungkap Motif Pembunuhan Wanita di Subang, Dihabisi Suami, Jasad Ditemukan Terbakar di Mobil

Terungkap Motif Pembunuhan Wanita di Subang, Dihabisi Suami, Jasad Ditemukan Terbakar di Mobil

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 10 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 10 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Lebat

Bandung
Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Bandung Akan Diambil Keluarganya

Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Bandung Akan Diambil Keluarganya

Bandung
Polisi Gerebek Gudang Miras Ilegal di Rancaekek Kabupaten Bandung

Polisi Gerebek Gudang Miras Ilegal di Rancaekek Kabupaten Bandung

Bandung
Karangan Bunga Dukungan Penuhi Halaman Polsek Astanaanyar Bandung

Karangan Bunga Dukungan Penuhi Halaman Polsek Astanaanyar Bandung

Bandung
Dilarang Masuk Kereta karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Rusak Loket Stasiun di Sukabumi

Dilarang Masuk Kereta karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Rusak Loket Stasiun di Sukabumi

Bandung
Setelah Upaya Relokasi Ricuh, Pedagang Pasar Rengasdengklok Kembali Diajak Musyawarah

Setelah Upaya Relokasi Ricuh, Pedagang Pasar Rengasdengklok Kembali Diajak Musyawarah

Bandung
Imbas Banjir Bandang Kertasari Kabupaten Bandung, Rumah Warga Terkena Longsor

Imbas Banjir Bandang Kertasari Kabupaten Bandung, Rumah Warga Terkena Longsor

Bandung
Salah Paham soal Uang Kembalian, 2 Pria Bakar Bengkel di Karawang

Salah Paham soal Uang Kembalian, 2 Pria Bakar Bengkel di Karawang

Bandung
Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Sempat Ditolak Keluarga karena Dianggap Teroris

Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Sempat Ditolak Keluarga karena Dianggap Teroris

Bandung
Kondisi Terkini 2 Polisi Korban Bom Bunuh Diri di Bandung, Terluka di Kaki dan Tangan

Kondisi Terkini 2 Polisi Korban Bom Bunuh Diri di Bandung, Terluka di Kaki dan Tangan

Bandung
Pelaku Bom Bunuh Diri di Astanaanyar Gunakan Bom Panci Rakitan Berisi Proyektil Paku, Ada Dugaan Motif Kebencian

Pelaku Bom Bunuh Diri di Astanaanyar Gunakan Bom Panci Rakitan Berisi Proyektil Paku, Ada Dugaan Motif Kebencian

Bandung
BMKG Pastikan Gempa Cianjur Bukan Disebabkan Sesar Cimandiri, tapi Patahan Cugenang

BMKG Pastikan Gempa Cianjur Bukan Disebabkan Sesar Cimandiri, tapi Patahan Cugenang

Bandung
Kelola Anggaran Rp 70 Triliun, Status dan Kompetensi Perangkat Desa Disorot

Kelola Anggaran Rp 70 Triliun, Status dan Kompetensi Perangkat Desa Disorot

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.