Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Serang Ternyata Pernah Diculik gara-gara Utang Rp 50 Juta

Kompas.com - 12/04/2022, 16:46 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kujaeni (54), mantan Kepala Desa Kamaruton, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang, Banten ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Dia terbukti menyalahgunakan uang dana desa sebesar Rp 546 juta selama menjabat sebagai kepala desa selama dua periode dari 2015 hingga 2021.

Ia mencairkan dana desa yang bersumber dari APBN dan APBD tahun 2018-2019 sebesar Rp 2,1 miliar.

Uang tersebut kemudian digunakan untuk pembangunan fisik dan pengelolaan keuangan desa itu tak sesuai dengan aturan.

Baca juga: Eks Kades di Serang Banten Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 546 Juta, Polisi: Buat Bayar Utang

Dari hasil penyelidikan ditemukan adanya penyalahgunan anggaran.

"Anggaran kegiatan-kegiatan di mark-up, dan untungnya untuk kepentingan pribadi, untuk kebutuhan sehari-hari, untuk bayar utang juga," kata Kasat Reskrim Polres Serang AKP Dedi Mirza kepada wartawan saat rilis di Mapolres Serang, Senin (11/4/2022).

Kujaeni dikenakan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Ancaman pidana paling singkat 4 tahun, dan paling lama 20 tahun penjara," tandasnya.

Baca juga: Kades di Serang Jadi Tersangka Mafia Tanah Senilai Rp 4 Miliar

Pernah diculik 20 hari gara-gara utang

Kujaeni ternyata pernah jadi korban penculikan gara-gara utang Rp 50 juta. Ia bahkan sempat disekap selama 20 hari oleh para pelaku.

Penculikan terjadi pada Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 18.00 WIB saat ia pulang dari rumah salah satu warganya.

Saat diculik, Kujaeini dibawa ke rumah kontrakan di Jalan Letnan Jidun, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Di rumah itu, ia disekap selama 20 hari.

Kasus tersebut terungkap setelah sang istri melapor ke Polres Serang karena suaminya tak pulang selama beberapa hari.

Baca juga: Fakta Kades di Serang Diculik dan Disekap 20 Hari gara-gara Utang, Istri Lapor Polisi hingga 1 Pelaku Ditangkap

Selain itu pelaku meminta kepada istri Kujaeni untuk menyiapkan sejumlah uang mengangsur agar suaminya dibebaskan.

Berbekal dari laporan tersebut, polisi membebaskan Kujaeni dan mnegamankan salah satu pelaku, NA (28).

"Pelaku ini mengaku ikut melarikan korban. Dia bersama dua rekannya berinisial BA dan MA. Namun saat digeledah di rumah kedua pelaku itu, hanya ditemukan kendaraan yang digunakan saat menculik korban di rumah M," kata Kasat Reskrim Polres Serang AKP David Adhi Kusuma, Senin (8/2/2021).

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Rasyid Ridho | Editor : I Kadek Wira Aditya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Cimol hingga Cilor, Ini 5 Resep Kuliner Aci Jajanan Khas Bandung

Dari Cimol hingga Cilor, Ini 5 Resep Kuliner Aci Jajanan Khas Bandung

Bandung
Gudang Farmasi Terbakar, Dinkes Pastikan Pelayanan Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Normal

Gudang Farmasi Terbakar, Dinkes Pastikan Pelayanan Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Normal

Bandung
Suzuki Ertiga Tabrak 4 Sepeda Motor di Bogor, Satu Orang Tewas

Suzuki Ertiga Tabrak 4 Sepeda Motor di Bogor, Satu Orang Tewas

Bandung
Mayat di Geopark Ciletuh Sukabumi Ternyata Tukang Ojek yang Ditusuk Penumpangnya

Mayat di Geopark Ciletuh Sukabumi Ternyata Tukang Ojek yang Ditusuk Penumpangnya

Bandung
Detik-detik-detik Kereta Api Tabrak XPander di Cirebon, Mobil Terpental dan Terbakar, 4 Orang Tewas

Detik-detik-detik Kereta Api Tabrak XPander di Cirebon, Mobil Terpental dan Terbakar, 4 Orang Tewas

Bandung
Kisah Artis Aswita Dewi Pasarkan Kain Nusantara Karya Penyandang Disabilitas

Kisah Artis Aswita Dewi Pasarkan Kain Nusantara Karya Penyandang Disabilitas

Bandung
Mobil Tertabrak Kereta Api di Cirebon, 4 Orang Tewas

Mobil Tertabrak Kereta Api di Cirebon, 4 Orang Tewas

Bandung
Pria di Ciamis Ditemukan Tewas dengan Pakaian Mengeluarkan Asap, Diduga Bakar Diri karena Depresi

Pria di Ciamis Ditemukan Tewas dengan Pakaian Mengeluarkan Asap, Diduga Bakar Diri karena Depresi

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 7 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 7 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Bandung
Dijanjikan Akan Dinikai, Gadis di Bogor Dicabuli Tetangganya

Dijanjikan Akan Dinikai, Gadis di Bogor Dicabuli Tetangganya

Bandung
Gudang Farmasi Puskesmas di Cianjur Terbakar, Stok Obat-obatan Ludes

Gudang Farmasi Puskesmas di Cianjur Terbakar, Stok Obat-obatan Ludes

Bandung
Bawaslu Karawang Imbau Lapor jika Namanya Dicatut dalam Sistem Informasi Parpol

Bawaslu Karawang Imbau Lapor jika Namanya Dicatut dalam Sistem Informasi Parpol

Bandung
Kasus Begal Payudara Berakhir dengan Jalur Kekeluargaan, Korban Masih Takut Keluar Rumah

Kasus Begal Payudara Berakhir dengan Jalur Kekeluargaan, Korban Masih Takut Keluar Rumah

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 6 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 6 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Bandung
Hilang Diterjang Ombak, 2 Nelayan Asal Indramayu Ditemukan Tewas di Pantai Selatan Cianjur

Hilang Diterjang Ombak, 2 Nelayan Asal Indramayu Ditemukan Tewas di Pantai Selatan Cianjur

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.