Libur Lebaran, Kunjungan Obyek Wisata Bandung Selatan Meningkat, Banyak Pengunjung Abai Prokes

Kompas.com - 12/05/2022, 21:33 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Kabupaten Bandung, Wawan A Ridwan mengatakan, selama libur lebaran 2022, jumlah kunjungan wisatawan di obyek wisata Bandung selatan dan utara meningkat.

Hal ini berpengaruh positif pada ekonomi. 

"Pertama ada geliat ekonomi yang cukup signifikan dengan dikunjunginya objek wisata di Kabupaten Bandung terutama di wilayah selatan mungkin juga utara," ujar Wawan saat dikonfirmasi, Kamis (12/5/2022).

Baca juga: Coreng Nama Baik Desa, Jenazah Terduga Pembunuh Ibu Muda di Bandung Barat Ditolak Warga

Namun peningkatan tersebut belum sebanding dengan kondisi tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19. 

Bisa dibilang, pendapatan selama libur Lebaran 2022 masih di bawah 50 persen kondisi normal. Untuk itu ia meminta para pelaku usaha pariwisata mempertahankan momentum tersebut.

"Jika dibandingkan 2019, masih di bawah. Hanya belum dihitung secara keseluruhan. Kalau dihitung per destinasi 1000 pengunjuk per hari, angkanya masih di bawah 2019. Mungkin kira-kira di bawah 50 persen," tutur Wawan. 

Meski demikian, jumlah kunjungan wisatawan tahun ini menggembirakan. Ada geliat ekonomi. Masyarakat pun terbantu. 

"Dari tidak ada (pendapatan) menjadi ada, jika dibandingkan saat pandemi. Ini peluang bagi pelaku usaha wisata dalam rangka peningkatan ekonomi di bidang pariwisata," beber dia.

Baca juga: Mantan Suami Istri di Bandung Barat Berebut Anak Berujung Percobaan Penusukan

Wawan menjelaskan, target Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun ini baru mencapai 40 persen.

Belum tercapainya target PAD sektor pariwisata, lantaran belum terintegritasinya kawasan wisata yang menjadi tanggung jawab Disparbud.

Saat ini, obyek wisata di bawah tanggung jawab Disparbud yang mencapai target baru obyek wisata Situ Cileunca.

"Untuk Cileunca sudah tercapai target, untuk kawasan budaya masih terkendala PPKM dengan level dua. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi, sehingga target akhir tahunnya bisa tercapai," tutur Wawan.

Evaluasi

Wawan menjelaskan, selama libur Lebaran 2022, ada sejumlah catatan yang harus dievaluasi, terutama soal penerapan protokol kesehatan (prokes).

Pihak pengelola, masih terlihat memaksakan kehendak dan melanggar aturan batas kunjungan yang tertuang dalam aturan PPKM level 2.

Baca juga: Jenazah Ditolak Tetangga, Pelaku Pembunuhan Ibu Muda di Bandung Barat Dimakamkan di Pemakaman Covid-19

Sedangkan pengunjung, lalai dalam penggunaan masker. Ia khawatir, ada klaster obyek wisata dan lonjakan penularan kasus Covid-19.

"Karena masih pandemi belum endemi, saya melihat pengunjung masih lalai penerapan prokes. Kemudian, pelaku usaha terlihat memaksakan meskipun sudah mencapai batas aturan yaitu 75 persen," ujarnya.

Pihaknya berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) guna memastikan tak ada lonjakan yang diakibatkan kunjungan wisata.

"Mungkin harus mencari data di Dinkes, karena masyarakat juga merasa sudah vaksin tiga kali, imun sudah kuat jadi abai. sampai sekarang belum ada laporan peningkatan Covid, mudah-mudahan tak ada klaster baru," tutur dia.

Wisata Baru

Pihaknya tak menampik, saat masa pandemi justru lahir destinasi baru di kawasan Bandung Selatan.

Hal ini seiring dengan target bupati Bandung yang menginginkan 100 destinasi wisata di Kabupaten Bandung untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Destinasi baru ini memiliki daya pikat luar biasa. Untuk itu, ia mendorong adanya pembangunan infrastruktur yang masif, terutama akses jalan ke daerah wisata.

"Kami sadari akses jalan belum optimal, mudah-mudahan jadi evaluasi bagi Pemda Kabupaten Bandung, terutama Bupati, agar siap untuk memperbaiki akses jalan ke daerah wisata," ungkap dia.

Akses jalan yang bagus akan meningkatkan daya pikat hingga wisatawan berdatangan, termasuk dari luar daerah. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 12 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 12 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Bandung
Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Tak Kenal S, Orang yang Ditangkap Polisi

Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Tak Kenal S, Orang yang Ditangkap Polisi

Bandung
Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Amankan Seorang Berinisial S, Siapa Dia?

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Amankan Seorang Berinisial S, Siapa Dia?

Bandung
3 Pemuda Cirebon Perkosa Anak Bawah Umur, Ancam Sebar Video Mesra

3 Pemuda Cirebon Perkosa Anak Bawah Umur, Ancam Sebar Video Mesra

Bandung
Jalan Tasikmalaya-Cikalong Tertutup Longsor, Akses Utama ke Pantai Selatan Terputus

Jalan Tasikmalaya-Cikalong Tertutup Longsor, Akses Utama ke Pantai Selatan Terputus

Bandung
Otak Pembunuhan Bendahara KONI yang Jenazahnya Dimasukkan Dalam Karung Ternyata Oknum TNI

Otak Pembunuhan Bendahara KONI yang Jenazahnya Dimasukkan Dalam Karung Ternyata Oknum TNI

Bandung
Bantu Teknisi Angkat Tower Portabel, Warga Bandung Tewas Tertimpa Alat Berat

Bantu Teknisi Angkat Tower Portabel, Warga Bandung Tewas Tertimpa Alat Berat

Bandung
Polisi Tangkap 4 Pembunuh Bendahara KONI yang Dimasukkan ke Karung di Bogor, Berawal dari Tagih Utang Rp 300 Juta

Polisi Tangkap 4 Pembunuh Bendahara KONI yang Dimasukkan ke Karung di Bogor, Berawal dari Tagih Utang Rp 300 Juta

Bandung
Viral, Video Anak Dicukur Guru hingga Trauma, Kepala UPTD PPA Kabupaten Bandung Turun Tangan

Viral, Video Anak Dicukur Guru hingga Trauma, Kepala UPTD PPA Kabupaten Bandung Turun Tangan

Bandung
Pikap yang Kecelakaan di Ciamis hingga 8 Tewas Mati Mesin Sebelum Masuk Jurang

Pikap yang Kecelakaan di Ciamis hingga 8 Tewas Mati Mesin Sebelum Masuk Jurang

Bandung
Ayah dan Anak di Rancaekek Sengaja Tabrakkan Diri ke Kereta Melintas

Ayah dan Anak di Rancaekek Sengaja Tabrakkan Diri ke Kereta Melintas

Bandung
Linggarjati Fashion Week, Saat Tradisi Lokal Dikawinkan dengan Tren

Linggarjati Fashion Week, Saat Tradisi Lokal Dikawinkan dengan Tren

Bandung
Seorang ABK Diduga Ada Dalam TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Alibinya Didalami

Seorang ABK Diduga Ada Dalam TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Alibinya Didalami

Bandung
Beredar Foto Cellica dengan Surya Paloh, Isyarat Pindah ke Nasdem?

Beredar Foto Cellica dengan Surya Paloh, Isyarat Pindah ke Nasdem?

Bandung
Perwakilan Orangtua Mahasiswa SBM ITB Bertemu Rektor, Bahas Somasi hingga Transformasi

Perwakilan Orangtua Mahasiswa SBM ITB Bertemu Rektor, Bahas Somasi hingga Transformasi

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.