Waspadai Serbuan Wisata "Long Weekend" di Jabar, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin di Titik-titik Ini

Kompas.com - 13/05/2022, 13:18 WIB

BANDUNG BARAT, KOMPAS.com - Kunjungan wisatawan di sejumlah kawasan wisata di Jawa Barat pada long weekend Hari Raya Waisak 14-16 Mei 2022 diperkirakan membeludak. 

Ramainya kunjungan wisata diprediksi akan berlangsung mulai besok yang dipicu fenomena revenge travel atau wisata balas dendam.

Wisata balas dendam itu terjadi akibat adanya pembatasan yang dilakukan pemerintah selama dua tahun pandemi Covid-19.

Baca juga: Kawasan Lembang Diserbu Wisatawan Saat Libur Lebaran, Bupati: Kalau Kasus Covid-19 Tidak Naik, Berarti Masuk Endemi

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, polisi sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk menghadapi libur panjang akhir pekan ini.

"Memang ada libur panjang. Akan ada banyak kunjungan ke kawasan wisata. Dimungkinkan adanya ledakan pengunjung di tempat wisata," kata Ibrahim, Kamis (12/5/2022).

Sejumlah destinasi wisata yang menjadi titik rawan ledakan pengunjung di antaranya kawasan Lembang Bandung Barat, Puncak Bogor, dan wisata pantai di Pangandaran.

Kawasan wisata ini menjadi sorotan kepolisian lantaran kerap terjadi kepadatan arus lalu lintas setiap ada libur panjang.

"Skema untuk memperlancar lalu lintas sudah dipersiapkan berupa pengalihan arus ataupun one way. Penerapan akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas. Jadi dinamis sesuai kondisi," beber Ibrahim.

Baca juga: Harap-harap Cemas Dikomplain Pelanggan, Cerita Ojol Terjebak One Way di Lembang

Selain obyek wisata, serbuan pengunjung ke pusat perbelanjaan juga diprediksi akan ramai. Mal-mal di perkotaan pun menjadi sorotan untuk diawasi jika kepadatan terjadi.

"Wisata kota juga jadi atensi seperti di mal-mal. Karena masyarakat selama dua tahun tidak diberikan kelonggaran, pasti sekarang tidak terbendung," sebut Ibrahim.

Polda Jabar telah menginstruksikan kepada satuan polisi di wilayah masing-masing agar rutin melakukan pengecekan guna memastikan protokol kesehatan diterapkan dan pembatasan dijalankan sesuai level PPKM di wilayahnya.

Selain itu, polisi harus menjamin keamanan dengan cara rutin patroli.

"Atas intensi Kapolda, sudah dilakukan persiapan menghadapi gangguan kamtibmas. Sudah diberikan atensi kepada seluruh satuan polisi wilayah untuk melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Di mana polanya melalui patroli-patroli dan pengecekan-pengecekan terhadap potensi gangguan kamtibmas," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demi Nonton Persib Bandung, Ratusan Viking Karawang Berangkat ke Sleman

Demi Nonton Persib Bandung, Ratusan Viking Karawang Berangkat ke Sleman

Bandung
Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Juga Padam, Salah Satunya karena Sulit Akses Air

Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Juga Padam, Salah Satunya karena Sulit Akses Air

Bandung
Kemenko Polhukam Kawal Kasus Penusukan Purnawirawan TNI di Lembang

Kemenko Polhukam Kawal Kasus Penusukan Purnawirawan TNI di Lembang

Bandung
Sosok Babeh, Purnawirawan TNI yang Jadi Sopir Lembang, Tewas Ditusuk Setelah Cekcok soal Parkir

Sosok Babeh, Purnawirawan TNI yang Jadi Sopir Lembang, Tewas Ditusuk Setelah Cekcok soal Parkir

Bandung
Pengacara Pencabulan Santriwati di Bandung: Korban Masih Belum Stabil, Diduga Alami Tekanan dari Pelaku

Pengacara Pencabulan Santriwati di Bandung: Korban Masih Belum Stabil, Diduga Alami Tekanan dari Pelaku

Bandung
Gara-gara Video Dorong Kepala Perawat Viral Tanpa Kronologi Sebenarnya, Pasien Laporkan RS Jasa Kartini Tasikmalaya

Gara-gara Video Dorong Kepala Perawat Viral Tanpa Kronologi Sebenarnya, Pasien Laporkan RS Jasa Kartini Tasikmalaya

Bandung
Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Padam, 5 Mobil Damkar Bertahan

Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Belum Padam, 5 Mobil Damkar Bertahan

Bandung
Kronologi Pengendara Motor Mabuk di Tasikmalaya Tewas Terlindas Truk

Kronologi Pengendara Motor Mabuk di Tasikmalaya Tewas Terlindas Truk

Bandung
Sudah Bisa Kelola Sampah Mandiri, Warga Citepus Kini Tak Lagi Kotori Citarum

Sudah Bisa Kelola Sampah Mandiri, Warga Citepus Kini Tak Lagi Kotori Citarum

Bandung
Eks Sekda Jabar Iwa Karniwa Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin

Eks Sekda Jabar Iwa Karniwa Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin

Bandung
Angkot di Sukabumi Dilempar Es Batu, Wajah Sopir Luka Kena Pecahan Kaca

Angkot di Sukabumi Dilempar Es Batu, Wajah Sopir Luka Kena Pecahan Kaca

Bandung
Video Penganiayaan Perempuan Dalam Kosan di Karawang Viral, Diusut Polisi

Video Penganiayaan Perempuan Dalam Kosan di Karawang Viral, Diusut Polisi

Bandung
Puluhan Eks Napi Teroris Jabar Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI di Tasikmalaya

Puluhan Eks Napi Teroris Jabar Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI di Tasikmalaya

Bandung
Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Bogor, Dipastikan Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran Pabrik di Gunung Putri Bogor, Dipastikan Tak Ada Korban Jiwa

Bandung
Sisa Setahun Masa Jabatan, Ridwan Kamil Fokus Benahi Jalan

Sisa Setahun Masa Jabatan, Ridwan Kamil Fokus Benahi Jalan

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.