Kampanyekan Antipelecehan Seksual di Kereta, PT KAI: Jangan Takut Lapor

Kompas.com - 29/06/2022, 15:37 WIB

 

CIREBON, KOMPAS.com – PT Kereta Api Daop 3 Cirebon Jawa Barat, bersama sejumlah Pramuka dan Penari Topeng Kelana Khas Cirebon, mengampanyekan antikekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan dan dalam perjalanan kereta api.

Kolaborasi ini memperkuat perlawanan terhadap tindak asusila.

Kampanye itu dilakukan di dalam lingkungan Stasiun Kereta Api Kejaksan Kota Cirebon, Rabu (29/6/2022).

Secara bergantian, mereka menyampaikan orasi untuk mengecam tindak kekerasan dan pelecehan seksual. Peserta aksi juga membentangkan spanduk berisi pesan ajakan untuk memerangi tindak asusila.

Baca juga: Mahasiswa Unram Korban Kekerasan Seksual Melapor ke Polda NTB

Sejumlah peserta juga membagikan poster, pamflet, dan stiker kepada penumpang kereta api yang melintas di tengah aksi.

Mereka juga mengajak masyarakat berpartisipasi menyampaikan dukungannya dengan menandatangani petisi antikekerasan dan pelecehan seksual di transportasi publik.

Sebagian peserta membagikan suvenir berupa boneka, bunga, dan mug secara gratis.

Gifari, Pramuka Cabang Kota Cirebon, mengaku sangat prihatin terhadap kejadian kekerasan seksual yang kerap terjadi berulang kali.

Banyak warga yang menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual. Dirinya meminta semua pelaku ditindak dengan hukuman berat untuk menimbulkan efek jera terhadap banyak orang.

“Mari cegah kekerasan dan pelecehan seksual di mana pun berada. Salah satunya, kita harus berani melaporkan tindakan itu apabila melihat kejadian di depan mata,” kata Gifari kepada Kompas.com di lokasi.

Baca juga: Marak Kurir Jadi Sasaran Kekerasan, Mungkinkah Sistem COD Dihapuskan?

 

Gifari mendukung langkah PT KAI mengampanyekan antikekerasan seksual di lingkungan stasiun guna memberikan keamanan dan kenyamanan pada pelanggan.

Blacklist Seumur Hidup Pelaku Pelecehan Seksual

Suprapto, Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, mengungkapkan, kegiatan ini sebagai rangkaian dari peringatan Hari Keluarga Nasional.

PT KAI mengampanyekan antikekerasan dan pelecehan seksual untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang.

Kampanye bersama-sama ini dilakukan mengingat bahwa perlawanan terhadap tindak asusila perlu dilakukan banyak pihak.

Dengan kegiatan ini, kesadaran melawan kekerasan seksual semakin massif dan kemungkinan kejadian itu semakin diminimalisasi bahkan hilang.

“Butuh komitmen yang kuat dari kita semua, tanpa terkecuali, untuk berani melaporkan, berani menindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Suprapto kepada Kompas.com usai kegiatan kampanye.

Baca juga: Kasus Kekerasan di Sekolah Masih Sering Terjadi hingga Mengakibatkan Siswa Tewas, Apa yang Harus Dilakukan?

PT KAI memberikan hukuman dan sanksi tegas terhadap pelaku tindak kekerasan seksual.

Mereka yang terbukti membuat pelanggaran tersebut akan di-blacklist tidak boleh menggunakan layanan kereta api seumur hidup.

“Sanksi kami tegas. Pelaku pelecehan seksual di transportasi kereta api akan di-blacklist, tidak dapat menggunakan jasa layanan kereta api seumur hidup,” tutur Suprapto.

Suprapto mengajak para penumpang tidak melakukan hal merugikan banyak orang dan melanggar undang-undang.

Bila melihat kejadian seperti itu, Suprapto mendorong warga tidak ragu, apalagi takut untuk melaporkan ke PT KAI dan pihak berwajib.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keinginan Bobotoh Tercapai, Pelatih Persib Robert Rene Alberts Mengundurkan Diri

Keinginan Bobotoh Tercapai, Pelatih Persib Robert Rene Alberts Mengundurkan Diri

Bandung
Sudah 3 Bulan Warga Kampung di Bandung Barat Diselimuti Abu Hitam, Diduga Limbah Batu Bara

Sudah 3 Bulan Warga Kampung di Bandung Barat Diselimuti Abu Hitam, Diduga Limbah Batu Bara

Bandung
Bobotoh Unjuk Rasa di Graha Persib, Teriakkan 'Ganti Pelatih Sekarang Juga'

Bobotoh Unjuk Rasa di Graha Persib, Teriakkan "Ganti Pelatih Sekarang Juga"

Bandung
Cianjur Masuki Kemarau, Sejumlah Wilayah Terancam Kekeringan

Cianjur Masuki Kemarau, Sejumlah Wilayah Terancam Kekeringan

Bandung
KBM Kembali Normal, Sengketa Lahan SD di Bandung Barat Berlanjut ke Pengadilan

KBM Kembali Normal, Sengketa Lahan SD di Bandung Barat Berlanjut ke Pengadilan

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 10 Agustus 2022: Siang Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 10 Agustus 2022: Siang Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Bandung
Pangdam III Siliwangi: Dua Kecamatan di Kabupaten Bandung Bukan Basis NII

Pangdam III Siliwangi: Dua Kecamatan di Kabupaten Bandung Bukan Basis NII

Bandung
Marak Peredaran Rokok Ilegal di Bandung Raya, Dipasok dari Jateng dan Jatim

Marak Peredaran Rokok Ilegal di Bandung Raya, Dipasok dari Jateng dan Jatim

Bandung
Kecelakaan Maut di Ciamis, Irma Pingsan Saat Mengetahui 2 Kakaknya Tewas

Kecelakaan Maut di Ciamis, Irma Pingsan Saat Mengetahui 2 Kakaknya Tewas

Bandung
Besok 5.000 Bobotoh Demo Desak Pelatih Persib Mundur, Wali Kota Bandung: Jaga Prokes

Besok 5.000 Bobotoh Demo Desak Pelatih Persib Mundur, Wali Kota Bandung: Jaga Prokes

Bandung
Ribuan Nakes dan Non-Nakes Honorer Minta Diangkat Jadi P3K, Ridwan Kamil Bentuk Gugus Tugas Honorer

Ribuan Nakes dan Non-Nakes Honorer Minta Diangkat Jadi P3K, Ridwan Kamil Bentuk Gugus Tugas Honorer

Bandung
Ketika Ridwan Kamil Ikut Jengkel Melihat Performa Persib Bandung

Ketika Ridwan Kamil Ikut Jengkel Melihat Performa Persib Bandung

Bandung
Saksi Mata Sebut Sopir Pikap Maut di Ciamis Terjepit Setir, Alami Luka Parah dan Butuh 3 Jam untuk Evakuasi

Saksi Mata Sebut Sopir Pikap Maut di Ciamis Terjepit Setir, Alami Luka Parah dan Butuh 3 Jam untuk Evakuasi

Bandung
Tabrakan Maut di Turunan Gentong, Sopir Truk Fuso Jadi Tersangka

Tabrakan Maut di Turunan Gentong, Sopir Truk Fuso Jadi Tersangka

Bandung
Korupsi Dana Pilkada 2015, Komisioner KPU Jabar Titik Nurhayati Ditahan di Rutan Bandung

Korupsi Dana Pilkada 2015, Komisioner KPU Jabar Titik Nurhayati Ditahan di Rutan Bandung

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.