Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bupati Sumedang Sebut 1,7 Kilometer Kawasan Cadas Pangeran Masih Rawan Longsor

Kompas.com - 31/10/2022, 18:19 WIB
Aam Aminullah,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

SUMEDANG, KOMPAS.com-Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, longsor yang terjadi di Jalan Raya Cirebon-Bandung, tepatnya di kawasan Cadas Pangeran memerlukan penanganan segera dan secara komprehensif dan berbagai unsur terkait.

Sebelumnya, batuan cadas dari tebing setinggi 50 meter longsor di Dusun Singkup, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu (29/10/2022) pukul 15.10 WIB.

Material longsor menimpa dua kendaraan yang saat kejadian melintas di kawasan Cadas Pangeran hingga menyebabkan dua warga mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan.

"Hari ini, kami melakukan asessmen secara keseluruhan, bersama Satker (Kementerian PUPR) juga pihak Perhutani," ujar Dony kepada sejumlah wartawan di lokasi, Senin (31/10/2022).

Baca juga: Longsor Batu Timpa 2 Mobil di Cadas Pangeran Sumedang, 4 Orang Terluka

Dony mengatakan, assesmen dilakukan di sepanjang kawasan Cadas Pangeran meliputi Kecamatan Pamulihan dan Kecamatan Sumedang Selatan.

"Kami asessmen secara keseluruhan, potensi rawan longsor, pohon tumbang dan banjir. Informasi, rawan longsor ada sekitar 1,7 kilometer di sepanjang jalur Cadas Pangeran ini. Penyebab longsor di sini, karena adanya beberapa saluran air yang tersumbat," tutur Dony.

Jalan Raya Bandung-Cirebon, di kawasan Cadas Pangeran, Sumedang, Jabar rawan longsor. AAM AMINULLAH/KOMPAS.comKOMPAS.COM/AAM AMINULLAH Jalan Raya Bandung-Cirebon, di kawasan Cadas Pangeran, Sumedang, Jabar rawan longsor. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

Selain perbaikan di saluran air yang tersumbat, pemerintah juga akan segera melakukan perbaikan di sejumlah titik lokasi rawan longsor.

"Tahun ini, Kementerian bersama unsur terkait lainnya akan mulai melakukan perbaikan di titik-titik rawan longsor meliputi jalan Cadas Pangeran atas dan bawah. Mulai dari penguatan tanah, sampai membuat penahan air di titik-titik rawan longsor," sebut Dony.

Baca juga: Jalur Cadas Pangeran Padat 5 Km, dari Pintu Tol Cisumdawu hingga Sumedang Kota

Dony memastikan, penanganan jangka pendek hingga jangka panjang segera dilakukan pihak Kementerian PUPR.

"Karena ini jalan nasional, kewenangannya di Kementerian PUPR, anggaran sudah ada tahun ini akan mulai dilakukan perbaikan-perbaikan," ujar Dony.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com