Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beli Iphone Pakai Uang Palsu, Mahasiswa Asal Bandung Masuk Penjara

Kompas.com - 02/11/2022, 20:26 WIB

BANDUNG BARAT, KOMPAS.com - Polisi meringkus seorang mahasiswa berinisial ER (27), asal Kota Bandung yang terbukti mengedarkan uang palsu di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

ER terbukti mengedarkan uang palsu dengan modus membeli 1 unit handphone terhadap korban bernama Monika Amelia (17) warga Desa Rende, Kecamatan Cikalongwetan, KBB beberapa waktu lalu.

"Ya, kita sudah amankan pelaku yang memiliki dan mengedarkan uang palsu. Pelaku diketahui berinisial ER," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, AKP Rizka Fadila di Mapolres Cimahi pada Rabu (2/11/2022).

Baca juga: Uang Palsu Rp 1,26 Miliar di Sukoharjo, Berkedok Percetakan, Pelaku Belajar dari Medsos

Kasus peredaran uang palsu ini terungkap setelah korban menyadari dirinya tertipu oleh pelaku yang menggunakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu untuk bertransaksi.

Saat itu, korban menjual Iphone 11 dengan harga Rp 5.800.000 dan mengiklankannya di media sosial.

Pelaku yang melihat iklan tersebut kemudian menghubungi korban dan mengaku akan membeli HP tersebut melalui sistem cash on delivery (COD) atau membayar di tempat. Keduanya pun memutuskan bertemu di sekitar kediaman korban.

Korban baru sadar bahwa uang yang ia terima merupakan uang palsu setelah membandingkan dengan pecahan Rp 100 ribu asli. Saat itu juga, korban langsung melaporkan peristiwa itu ke polisi.

"Modusnya pelaku itu tahu bahwa uangnya palsu namun ia sengaja mengedarkan dengan cara dia membeli HP yang dipasarkan di medsos. Kemudian pelaku janjian ketemu. Dia membeli HP dengan uang yang diduga palsu," kata Rizka.

Baca juga: Cerita Pedagang Korban Peredaran Uang Palsu di Sumenep, Ketahuan Setelah Disetor ke Bank

Tidak lama dari laporan korban, polisi langsung menangkap korban dan membuktikan bahwa pelaku mendapatkan uang palsuntersebut dari mertuanya yang saat ini dalam pengejaran polisi.

"Uang tersebut dari mertuanya sekarang jadi DPO sekarang inisla S. Pengakuannya baru sekali mengedarkan," tuturnya.

Atas tindak pidana tersebut, ER dikenai Pasal 36 Ayat 3 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Dia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Bandung Tetap Lanjutkan Revitalisasi Pasar Banjaran Setelah Lebaran

Pemkab Bandung Tetap Lanjutkan Revitalisasi Pasar Banjaran Setelah Lebaran

Bandung
Bulog Cirebon Jamin Stok Beras Aman hingga Maret, Tersedia 5.480 Ton

Bulog Cirebon Jamin Stok Beras Aman hingga Maret, Tersedia 5.480 Ton

Bandung
Kakak Adik yang Dianiaya Ayah di Cimahi Tak Sekolah, Dikurung di Kamar Saat Ayah dan Ibu Tirnya Ngamen

Kakak Adik yang Dianiaya Ayah di Cimahi Tak Sekolah, Dikurung di Kamar Saat Ayah dan Ibu Tirnya Ngamen

Bandung
Tangis Tetangga di Pemakaman AH yang Tewas Dianiaya Ayahnya di Cimahi: Banyak yang Ingin Merawatnya

Tangis Tetangga di Pemakaman AH yang Tewas Dianiaya Ayahnya di Cimahi: Banyak yang Ingin Merawatnya

Bandung
Sosok Ade Bogel, Pelaku Penganiayaan Anak di Cimahi, Dikenal Tertutup dan Kerap Kurung 2 Anaknya

Sosok Ade Bogel, Pelaku Penganiayaan Anak di Cimahi, Dikenal Tertutup dan Kerap Kurung 2 Anaknya

Bandung
Nasib Pilu TKW Asal Cianjur Rosikah, Alami Kebutaan karena Tumor hingga Diusir Majikan

Nasib Pilu TKW Asal Cianjur Rosikah, Alami Kebutaan karena Tumor hingga Diusir Majikan

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Bandung
Kebakaran Pabrik Kasur Busa di Tenjo Bogor, Pemadaman Makan Waktu 2 Jam

Kebakaran Pabrik Kasur Busa di Tenjo Bogor, Pemadaman Makan Waktu 2 Jam

Bandung
7 Daftar Makanan Khas Sukabumi, Salah Satunya Mochi

7 Daftar Makanan Khas Sukabumi, Salah Satunya Mochi

Bandung
Pabrik Kasur Busa di Tenjo Bogor Terbakar, Asap Mengepul Tinggi

Pabrik Kasur Busa di Tenjo Bogor Terbakar, Asap Mengepul Tinggi

Bandung
2 Bulan Terhambat Jalan Rusak dan Alat Berat Rusak, Pengelola TPA Sarimukti: Perbaikan Tunggu Anggaran Turun

2 Bulan Terhambat Jalan Rusak dan Alat Berat Rusak, Pengelola TPA Sarimukti: Perbaikan Tunggu Anggaran Turun

Bandung
Alarm Sepeda Motor Targetnya Berbunyi Keras, Pencuri di Bogor Diamuk Massa

Alarm Sepeda Motor Targetnya Berbunyi Keras, Pencuri di Bogor Diamuk Massa

Bandung
Belajar Sejarah hingga Proses Pembuatan Tahu di Kampung Wisata Babakan Ciparay Bandung

Belajar Sejarah hingga Proses Pembuatan Tahu di Kampung Wisata Babakan Ciparay Bandung

Bandung
Melawan Saat Ditangkap, 2 Begal di Gegerkalong Bandung Ditembak

Melawan Saat Ditangkap, 2 Begal di Gegerkalong Bandung Ditembak

Bandung
Sopir Audi A6 Tersangka Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur Ajukan Praperadilan

Sopir Audi A6 Tersangka Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur Ajukan Praperadilan

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.