Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fakta Baru Kasus Kecelakaan Maut Mobil Dinas Bupati Kuningan: Sopir Mengantuk dan Janji Acep Purnama kepada Anak Korban

Kompas.com - 04/04/2023, 18:31 WIB
Muhamad Syahrial

Editor

KOMPAS.com - Kasatlantas Polres Kuningan, AKP Vino Lestari mengatakan, sopir mobil dinas Bupati Kuningan berinisial UK mengantuk saat mengemudi sehingga menyebabkan kecelakaan pada Senin (3/4/2023) siang.

"Sopir mengantuk dan keluar dari rangkaian iring-iringan, melawan arus hingga menabrak beberapa kendaraan lain. Dua orang meninggal dunia dan satu orang luka parah," kata Vino kepada TribunJabar.id, dikutip Kompas.com pada Selasa (4/4/2023).

Vino menjelaskan, kondisi jalan yang dilewati rombongan Bupati Kuningan saat itu cukup baik dan kendaraan iring-iringan pun normal.

"Jadi ada dugaan kelalaian, sudah dicek dan dites urine, hasilnya negatif," ujar Vino.

Dia mengungkapkan, setelah melalui prosedur seperti olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan alat bukti, dan meminta keterangan para saksi, pihaknya kini menetapkan UK sebagai tersangka.

Baca juga: Saat Kecelakaan, Mobil Bupati Kuningan Lawan Arus Ketika Pulang Tinjau Lokasi Bencana

Bupati Kuningan diperiksa polisi

Sementara itu, Bupati Kuningan, Acep Purnama mendatangi Mapolres Kuningan pada Senin (3/4/2023) malam untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus kecelakaan tersebut.

"Sebelumnya saya mohon maaf atas peristiwa kecelakaan maut siang sekitar pukul dua," ucap Acep, Senin (3/4/2023) malam.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga korban kecelakaan tersebut.

"Atas kejadian kecelakaan siang tadi, kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kuningan, terutama kepada keluarga korban. Kami sampaikan turut berdukacita sedalam-dalamnya," ungkapnya.

Akan tanggung kebutuhan anak korban

Acep mengaku akan menanggung semua kebutuhan anak-anak dari suami-istri yang menjadi korban meninggal dunia.

Baca juga: Cerita Bupati Kuningan Saat Mobilnya Tabrak Pengendara Motor dan Bengkel, Turun Mobil Melihat Korban Tergeletak

"Kami akan menanggung semua kebutuhan anak-anak almarhum dan almarhumah. Ada tiga anak dari pasangan suami-istri meninggal tadi. Mereka ada pelajar SMA, SMP, dan ada anak kecil yang masih PAUD," janjinya.

"Kami bantu mereka hingga apa pun yang mereka inginkan," imbuhnya.

Acep pun menyerahkan proses hukum terhadap sopirnya kepada pihak yang berwenang.

"Untuk urusan sopir, saya bareng UK itu bukan saat ini, sudah 20 tahun bareng, namun untuk kebutuhan dalam menggali keterangan, itu kami serahkan secara aturan dan peraturan berlaku," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Muncul Isu ASN Kabupaten Bandung Wajib Patungan Hewan Kurban, Pemkab Beri Tanggapan

Muncul Isu ASN Kabupaten Bandung Wajib Patungan Hewan Kurban, Pemkab Beri Tanggapan

Bandung
Megawati Kurbankan Sapi Hitam Berbobot 500 Kg, Didatangkan dari Ponpes di Sukabumi

Megawati Kurbankan Sapi Hitam Berbobot 500 Kg, Didatangkan dari Ponpes di Sukabumi

Bandung
Minyak Bocor dari Pipa Pertamina Cemari Sungai dan Irigasi di Indramayu

Minyak Bocor dari Pipa Pertamina Cemari Sungai dan Irigasi di Indramayu

Bandung
Sebelum dikurbakan, Kambing di Ponpes Sukabumi Ikuti Teatrikal

Sebelum dikurbakan, Kambing di Ponpes Sukabumi Ikuti Teatrikal

Bandung
Jokowi Beli 'Pancasona' di Bandung Barat Seharga Rp 100 Juta

Jokowi Beli "Pancasona" di Bandung Barat Seharga Rp 100 Juta

Bandung
Perajin Arang Briket asal Sukabumi Kebanjiran Order Jelang Idul Adha

Perajin Arang Briket asal Sukabumi Kebanjiran Order Jelang Idul Adha

Bandung
Sosok Terduga Teroris di Karawang, Residivis Kasus Terorisme dan Enggan Setor KTP

Sosok Terduga Teroris di Karawang, Residivis Kasus Terorisme dan Enggan Setor KTP

Bandung
Nina Agustina Siap Bila Dipasangkan Kembali dengan Artis di Pilkada 2024

Nina Agustina Siap Bila Dipasangkan Kembali dengan Artis di Pilkada 2024

Bandung
Kunjungi Pasar Sederhana Bandung, Zulhas Soroti Harga Ayam Terlalu Murah

Kunjungi Pasar Sederhana Bandung, Zulhas Soroti Harga Ayam Terlalu Murah

Bandung
Terduga Teroris di Karawang Selalu Tutupi Identitas Saat Ditanya Warga

Terduga Teroris di Karawang Selalu Tutupi Identitas Saat Ditanya Warga

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Sopir Tak Fokus, Luxio Tabrak Truk Diesel di Tol Cisamdawu, 2 Tewas di TKP

Sopir Tak Fokus, Luxio Tabrak Truk Diesel di Tol Cisamdawu, 2 Tewas di TKP

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Bandung
Pesan dan Tugas untuk Pj Bupati Bandung Barat

Pesan dan Tugas untuk Pj Bupati Bandung Barat

Bandung
Tak Terima Dimarahi Saat Menanam Ubi, Cucu Bunuh Neneknya di Sumedang

Tak Terima Dimarahi Saat Menanam Ubi, Cucu Bunuh Neneknya di Sumedang

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com