Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anggota Ormas "Ngamuk" dan Rusak Rumah di Subang, 19 Orang Jadi Tersangka

Kompas.com - 20/04/2024, 09:08 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Sebanyak 19 orang, yang merupakan anggota sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Subang, Jawa Barat, ditetapkan tersangka buntut kasus perusakan dan penganiayaan.

Tersangka merusak rumah yang menjadi sekretariat ormas tersebut. Mereka juga menganiaya beberapa orang yang sama-sama menjadi anggota ormas itu.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ade Irma Suryani Blok Jagal, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Subang, Rabu (17/4/2024) siang.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Subang AKBP Ariek Indra Sentanu mengatakan, kasus itu diduga dipicu adanya permasalahan internal pada kepengurusan ormas tersebut.

Baca juga: Bentrok 2 Ormas di Bandung, 1 Orang Tewas


Soal kronologi, Ariek menuturkan, peristiwa bermula dari C, ketua ormas itu, menghubungi anak buahnya untuk melakukan aksi tersebut.

Lalu, pada Rabu sekitar pukul 08.00 WIB, puluhan anak buah C berkumpul di bawah Flyover Pamanukan. Mereka kemudian bergerak ke Subang Kota menggunakan tujuh mobil.

Setiba di Subang Kota, C memberikan arahan kepada anak buahnya untuk memberikan efek jera kepada orang-orang yang berada di sekretariat ormas itu, termasuk melakukan perusakan sekretariat.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), pelaku langsung merusak rumah tersebut dan menganiaya beberapa orang.

"Terjadi kekerasan fisik terhadap 3 korban yang saat itu berada di sekitar TKP," ujar Ariek, Jumat (19/4/2024), dalam jumpa pers di Markas Polres Subang, dikutip dari YouTube Kompas TV.

Baca juga: Bentrok Maut 2 Ormas di Bandung, Polisi: Mereka Sudah Sepakat Berdamai

Korban luka-luka tersebut berinisial AH (62) dan YS (32) mengalami luka ringan serta IM (39) luka berat.

"Korban luka berat saat ini dirawat di RS Hamori Subang," ucapnya, dilansir dari Tribun Jabar.

Sedangkan, akibat perusakan, sekretariat ormas tersebut mengalami kerusakan pada bagian kaca, pintu, dan bagian dalam rumah itu.

Polisi menyita barang bukti berupa empat helm, kapak, tiga batu, tiga buah bambu sepanjang satu meter, sebuah kayu sepanjang satu meter, botol oli, patahan kursi kayu, tujuh mobil, tiga motor, baju warna hitam, topi, dan dispenser.

Halaman:


Terkini Lainnya

Punya Suara Tinggi, PKS Tak Akan Negosiasi Posisi Wali Kota di Pilkada Bandung 2024

Punya Suara Tinggi, PKS Tak Akan Negosiasi Posisi Wali Kota di Pilkada Bandung 2024

Bandung
Partai Demokrat Siapkan 3 Nama Pendamping Dadang Supriatna di Pilkada 2024

Partai Demokrat Siapkan 3 Nama Pendamping Dadang Supriatna di Pilkada 2024

Bandung
Hindari Jalan Rusak di Parung Panjang Bogor, Truk Tabrak Pengendara Motor

Hindari Jalan Rusak di Parung Panjang Bogor, Truk Tabrak Pengendara Motor

Bandung
Kasus Demam Berdarah di Cimahi Meningkat, 6 Orang Meninggal Dunia

Kasus Demam Berdarah di Cimahi Meningkat, 6 Orang Meninggal Dunia

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Bandung
Cerita Warga Saat Polisi Gerebek Pabrik Narkoba Berkedok Bengkel Mesin di Bogor

Cerita Warga Saat Polisi Gerebek Pabrik Narkoba Berkedok Bengkel Mesin di Bogor

Bandung
PKS Rekomendasikan Asep Mulyadi dan Istri Oded Maju Pilkada Bandung

PKS Rekomendasikan Asep Mulyadi dan Istri Oded Maju Pilkada Bandung

Bandung
2 Pengamen Ditemukan Tewas di Perkebunan Teh Malabar Bandung

2 Pengamen Ditemukan Tewas di Perkebunan Teh Malabar Bandung

Bandung
Pabrik Narkoba Berkedok Bengkel di Perkampungan Bogor, Polisi Temukan 1,2 Juta Pil PCC

Pabrik Narkoba Berkedok Bengkel di Perkampungan Bogor, Polisi Temukan 1,2 Juta Pil PCC

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Bandung
Pabrik Narkoba di Bogor Digerebek Polisi, Pak RT Kaget: Dia Izinnya Buka Bengkel

Pabrik Narkoba di Bogor Digerebek Polisi, Pak RT Kaget: Dia Izinnya Buka Bengkel

Bandung
Tanah Longsor Terjang Komplek Pesantren di Sukabumi, Penjaga Keamanan Tewas

Tanah Longsor Terjang Komplek Pesantren di Sukabumi, Penjaga Keamanan Tewas

Bandung
Terjadi Lagi, Truk Tambang Tabrak Warung di Parung Panjang Bogor

Terjadi Lagi, Truk Tambang Tabrak Warung di Parung Panjang Bogor

Bandung
Jalani Tradisi Seba, 1.500 Warga Baduy Datang ke Pemkab Lebak

Jalani Tradisi Seba, 1.500 Warga Baduy Datang ke Pemkab Lebak

Bandung
Memburu 3 Pembunuh Vina

Memburu 3 Pembunuh Vina

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com