Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ngotot Ziarah ke Gunung Sanggabuana meski Sakit, Tatang Tewas di Jalur Pendakian

Kompas.com - 23/07/2023, 14:59 WIB
Farida Farhan,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KARAWANG, KOMPAS.com - Seorang peziarah ditemukan tewas di Gunung Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat.

Peziarah itu seorang pria dan ditemukan meninggal di jalur pendakian Gunung Sanggabuana, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Sabtu (22/7/2023).

Camat Tegalwaru Bunawan mengatakan, peziarah ditemukan tewas di Gunung Sanggabuana itu bernama Tatang Arifin, warga Kampung Bojong, RT 001, RT 003, Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang.

Baca juga: Embusan Angin Pesawat Mendarat di Bandara YIA Rugikan Warga, Kepala Dusun: Genting Rontok dan Pohon Tumbang

Bunawan memastikan Tatang bukan pendaki gunung. Tatang datang ke Gunung Sanggabuana untuk berziarah ke makam di atas gunung.

Pria itu mendaki gunung seorang diri dengan kondisi sakit. Hal itu diketahui petugas Pos 1.

"Pada pukul 16.00 WIB, almarhum mengisi buku tamu dan menunaikan shalat Ashar di mushala pos 1 kontrol Sanggabuana. Oleh petugas disarankan agar tidak melanjutkan perjalanan karena almarhum sedang puasa, kondisi fisiknya lemah," kata Bunawan saat dihubungi, Minggu (23/7/2023).

Diketahui, perjalanan menuju puncak Sanggabuana membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Jalur tanjakan yang lumayan curam dinilai cukup menguras tenaga.

Meski sudah diperingati petugas, Tatang tetap melakukan perjalanan menuju puncak. Pada pukul 23.00 WIB, petugas kemudian mendapatkan informasi ada sosok seperti tubuh manusia yang tergeletak di jalur pendakian.

"Namun karena kondisi jalur yang ekstrem dan gelap, maka evakuasi tidak dilakukan malam itu," Bunawan.

Evakuasi kemudian dilakukan pada Sabtu (22/7/2023) pukul 09.00 WIB. Jasad Tatang dibawa ke perkampungan terdekat sebelum oleh tim Inafis dibawa ke RSUD Karawang. Tim Inafis juga telah melakukan olah TKP.

Baca juga: Kematian Nenek Sebatang Kara di Kupang, Jasad Ditemukan Sudah Rusak dan Mengering di Kolong Tempat Tidur

Agar peristiwa serupa tak terulang, Bunawan berpesan kepada masyarakat yang ingin melakukan pendakian agar memastikan kondisi tubuh sehat. Sehingga hal-hal yang tak diinginkan tidak terjadi.

"Sebelum mendaki kami imbau pastikan tubuh sedang sehat," ujar Bunawan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanah Bergerak di Cianjur, Kampung Ditinggalkan, Puing Reruntuhan mulai Dibersihkan

Tanah Bergerak di Cianjur, Kampung Ditinggalkan, Puing Reruntuhan mulai Dibersihkan

Bandung
Polda Jabar Bakal Telusuri Oknum Polisi Pengintimidasi Saksi Pembunuhan di Subang

Polda Jabar Bakal Telusuri Oknum Polisi Pengintimidasi Saksi Pembunuhan di Subang

Bandung
Majalaya Waterpark di Bandung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Majalaya Waterpark di Bandung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Bandung
Dianggap Tak Sesuai Harapan, Car Free Day Gedung Sate Dievaluasi

Dianggap Tak Sesuai Harapan, Car Free Day Gedung Sate Dievaluasi

Bandung
Pulang Antar Ikan dari Pasar, Dua Pelajar Tiba-tiba Dihentikan Penembak Misterius di Bandung

Pulang Antar Ikan dari Pasar, Dua Pelajar Tiba-tiba Dihentikan Penembak Misterius di Bandung

Bandung
OTK Lepaskan 4 Tembakan di Bandung, Pelaku Diduga Pakai 'Airsoft Gun'

OTK Lepaskan 4 Tembakan di Bandung, Pelaku Diduga Pakai "Airsoft Gun"

Bandung
Petani Tertimbun Longsor di Bandung Barat Belum Ditemukan

Petani Tertimbun Longsor di Bandung Barat Belum Ditemukan

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Pergerakan Tanah di Cianjur, Puluhan Rumah Rusak, Sekampung Diungsikan

Pergerakan Tanah di Cianjur, Puluhan Rumah Rusak, Sekampung Diungsikan

Bandung
Polisi Buru Penembak Misterius di Bandung, Warga Dengar 4 Kali Tembakan

Polisi Buru Penembak Misterius di Bandung, Warga Dengar 4 Kali Tembakan

Bandung
Nostalgia Bandung Tempo Dulu, Bey Sambut Baik Braga Bebas Kendaraan

Nostalgia Bandung Tempo Dulu, Bey Sambut Baik Braga Bebas Kendaraan

Bandung
Ronal Surapradja Daftar Jadi Calon Wali Kota Bandung ke PDI-P

Ronal Surapradja Daftar Jadi Calon Wali Kota Bandung ke PDI-P

Bandung
Gubernur Jabar Buka Gedung Pakuan untuk Umum, Ada 'Tour Guide' Gratis

Gubernur Jabar Buka Gedung Pakuan untuk Umum, Ada "Tour Guide" Gratis

Bandung
21.000 Warga Jabar Terserang DBD selama 2024, 177 Meninggal Dunia

21.000 Warga Jabar Terserang DBD selama 2024, 177 Meninggal Dunia

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Jumat 26 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Jumat 26 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com