Sepekan Tilang Elektronik di Bandung, Polisi Catat 63.813 Pelanggar

Kompas.com - 30/03/2021, 17:38 WIB
Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri tengah menjelaskan terkait tilang elektronik yang diterapkan di Kota Bandung KOMPAS.com/AGIE PERMADIKapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri tengah menjelaskan terkait tilang elektronik yang diterapkan di Kota Bandung

BANDUNG, KOMPAS.com - Sepekan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung, Polisi Daerah (Polda) Jawa Barat mencatat ada sekitar 63.813 pelanggar lalu lintas.

"Kita memantau dari tanggal 23 sampai 29 maret kemarin ini bahwa jumlah pelanggar sebanyak 63.813," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polisi Daerah (Polda) Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago di Markas Polisi Daerah (Mapolda) Jabar, Selasa (30/3/2021).

Ribuan pelanggar tersebut terdiri dari lima kategori pelanggaran, yakni pelanggar sabuk pengaman sebanyak 43.132, pelanggar kecepatan berjumlah 8.931.

Pelanggar terkait helm sebanyak 6.109, pelanggar traffic light sebanyak 3.333, menggunakan ponsel saat berkendara sebanyak 2.308.

Baca juga: 21 Lokasi Kamera Pengawas Tilang Elektronik di Kota Bandung

"Ini sementara karena ETLE masih berfungsi, yang difungsikan di Kota Bandung dulu, nanti ke depannya di Cirebon," katanya.

Penilangan kepada pengendara pelanggar ini telah dilakukan pihak kepolisian satuan lalu lintas (Satlantas) dengan mengirimkan surat tilang kepada pelanggar.

"Sudah, sekarang sudah dilakukan pengiriman surat tilang berdasarkan alamat yang teregister di pelat nomornya," ucapnya.

Baca juga: Main Ponsel di Jalan Bisa Kena Tilang Elektronik, Dendanya Rp 750.000, Ini Cara Bayarnya

Setelah Bandung, ETLE akan diterapkan di Cirebon

Seperti diketahui, tahap pertama penerapan tilang elektronik di jabar ini, kota Bandung menjadi wilayah pertama yang menerapkan tilang tersebut.

"Untuk sementara di Kota Bandung, nanti pengembangan lebih lanjut mudah-mudahan nanti di Cirebon dalam artian tidak terlalu lama," kata Kepala Polisi Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Ahmad Dofiri beberapa waktu lalu.

"Jadi ketika itu juga dia bisa ketahuan dia tidak memakai helm mendapat notifikasi bahwa saya melanggar dan tidak bisa mengelak karena foto dan nomor kendaraan yang bersangkutan juga terpampang di ETLE ini," ucapnya.

Manfaat kamera pengawas ini tak hanya memantau pelanggaran lalu lintas saja tapi juga hal-hal yang tidak diinginkan yang terjadi di jalanan seperti tindak kejahatan jalanan.

Baca juga: Polda Jabar Tebar Kamera Tilang Elektronik di 21 Titik Kota Bandung

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tulis Kalimat Romantis, Begini Cara Ridwan Kamil Semangati Istrinya yang Positif Covid-19

Tulis Kalimat Romantis, Begini Cara Ridwan Kamil Semangati Istrinya yang Positif Covid-19

Bandung
Curhat Atalia Positif Covid-19, Mengaku Taat Prokes hingga Ridwan Kamil Hanya Bisa Memandang dari Balik Kaca

Curhat Atalia Positif Covid-19, Mengaku Taat Prokes hingga Ridwan Kamil Hanya Bisa Memandang dari Balik Kaca

Bandung
Ini Kata Polisi soal Motor Diikat Warga di Tiang Depan Pos Ronda: Belum Ada Laporan

Ini Kata Polisi soal Motor Diikat Warga di Tiang Depan Pos Ronda: Belum Ada Laporan

Bandung
Depresi Pasca-melahirkan, Mengenal Gangguan Kesehatan Mental Perinatal (3)

Depresi Pasca-melahirkan, Mengenal Gangguan Kesehatan Mental Perinatal (3)

Bandung
Cerita Para Perempuan Penyitas Depresi Pasca-melahirkan: Saya Takut Anak Saya Mati (2)

Cerita Para Perempuan Penyitas Depresi Pasca-melahirkan: Saya Takut Anak Saya Mati (2)

Bandung
Cerita Perempuan Penyitas Depresi Pasca-melahirkan: Saya Mau Mati Saja, tapi Ingin Anak Saya Hidup (1)

Cerita Perempuan Penyitas Depresi Pasca-melahirkan: Saya Mau Mati Saja, tapi Ingin Anak Saya Hidup (1)

Bandung
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 16 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 16 April 2021

Bandung
Pengakuan Bahar bin Smith: Iya Saya Memukul Ardiansyah, tapi Tidak Menginjak-injak...

Pengakuan Bahar bin Smith: Iya Saya Memukul Ardiansyah, tapi Tidak Menginjak-injak...

Bandung
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 13 April 2021

Bandung
Komunitas Tionghoa Bantu Vaksinasi Ribuan Guru dan Lansia di Bandung

Komunitas Tionghoa Bantu Vaksinasi Ribuan Guru dan Lansia di Bandung

Bandung
6-17 Mei Dilarang Mudik, Jeritan Sopir Bus AKAP: Tahun Lalu PSBB, Tak Ada Pemasukan, Tak Dapat Bantuan...

6-17 Mei Dilarang Mudik, Jeritan Sopir Bus AKAP: Tahun Lalu PSBB, Tak Ada Pemasukan, Tak Dapat Bantuan...

Bandung
Terlilit Utang Rp 5 Juta, Seorang Ibu Bunuh Diri dengan 2 Balitanya, Tinggalkan Surat Wasiat

Terlilit Utang Rp 5 Juta, Seorang Ibu Bunuh Diri dengan 2 Balitanya, Tinggalkan Surat Wasiat

Bandung
Pengusaha Angkutan Protes dan Surati Ridwan Kamil, Ada Apa?

Pengusaha Angkutan Protes dan Surati Ridwan Kamil, Ada Apa?

Bandung
Operasi Kembar Siam Dempet Perut Hasna-Husna Sukses, Sang Ibu Cerita Deg-degan Bayinya Dioperasi 9 Jam

Operasi Kembar Siam Dempet Perut Hasna-Husna Sukses, Sang Ibu Cerita Deg-degan Bayinya Dioperasi 9 Jam

Bandung
Ibu Muda di Bandung Diduga Bunuh Diri, Suami Temukan 2 Anak Balitanya Ikut Tewas Mengenaskan

Ibu Muda di Bandung Diduga Bunuh Diri, Suami Temukan 2 Anak Balitanya Ikut Tewas Mengenaskan

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads X