Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/07/2022, 18:51 WIB

CIMAHI, KOMPAS.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cimahi melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Cimahi berinisial IW beberapa hari lalu.

Pejabat BPN tersebut ditangkap setelah terbukti melakukan pungutan liar alias pungli kepada masyarakat untuk penerbitan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Cimahi, Dhevid Setiawan mengatakan, pejabat BPN yang kena OTT itu menjabat sebagai Kepala Seksi Penetapan dan Pendaftaran Hak.

"(Tersangka) Pegawai BPN atas nama IW kita lakukan pemeriksaan dan ditetapkan tersangka kemudian kita lakukan penahanan selama 20 hari ke depan," ungkap Dhevid di kantor Kejari Cimahi, Selasa (5/7/2022).

Baca juga: 5 Panitia PPDB SMKN 5 Bandung Di-OTT Satgas Saber Pungli

Pejabat tersebut melakukan pemungutan sejumlah uang tunai terhadap para pemohon penerbitan sertifikat tanah yang semestinya pelayanan program PTSL tersebut bisa dilakukan secara gratis.

"Ini awalnya ada penyidikan terkait lapiran adanya pemaksaan pembayaran pada pembuatan penerbitan PTSL tahun 2021," ujar Dhevid.

Dari penangkapan itu, Kejari Cimahi mengantongi barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp35,4 juta dari tersangka IW saat dilakukan penangkapan.

Dalam praktiknya, masyarakat atau pemohon sertifikat tanah diminta pungutan dengan jumlah yang bervariatif, mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 3 juta per sertifikat tanah.

"Jumlah pungutannya variatif setiap kali transaksi. Tapi yang kami duga uang yang sudah didapatkan tersangka dari praktik pungli ini sebesar Rp128,5 juta," kata Dhevid.

Baca juga: Terbukti Pungli Sertifikat Tanah, Pegawai BPN Lebak Divonis 1,3 Tahun Penjara

Dhevid menyampaikan, saat ini Kejari Cimahi masih melakukan pendalaman untuk dilakukan pengembangan atas kasus tersebut.

"Itu masih dalam proses penyidikan, kami masih lakukan pengembangan. Atas kasus itu pelaku disangkakan pasal 12 huruf e atau pasal 11 UU Tipikor," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Penumpang Audi A6 Bukan Istri Polisi, Masuk Iring-iringan karena Kenal Anggota

Polisi Sebut Penumpang Audi A6 Bukan Istri Polisi, Masuk Iring-iringan karena Kenal Anggota

Bandung
Mengembalikan Bandung sebagai Kota Fashion...

Mengembalikan Bandung sebagai Kota Fashion...

Bandung
Penampakan Audi A6 yang Disebut Menabrak Selvi Amelia, Polisi: Pemiliknya Orang Jakarta

Penampakan Audi A6 yang Disebut Menabrak Selvi Amelia, Polisi: Pemiliknya Orang Jakarta

Bandung
Cerita Cucu Lolos dari 'Serial Killer' Wowon dkk, Tolak Datangi Pelaku Ambil Uang

Cerita Cucu Lolos dari "Serial Killer" Wowon dkk, Tolak Datangi Pelaku Ambil Uang

Bandung
Bantahan Kapolres Cianjur, Nur Penumpang Audi A6 Penabrak Mahasiswi Selvi Bukan Istri Polisi

Bantahan Kapolres Cianjur, Nur Penumpang Audi A6 Penabrak Mahasiswi Selvi Bukan Istri Polisi

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 30 Januari 2023: Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 30 Januari 2023: Berawan hingga Hujan Ringan

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 30 Januari 2023: Pagi dan Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 30 Januari 2023: Pagi dan Malam Berawan

Bandung
Saksi Mahkota Tabrak Lari di Cianjur Sebut Dengar Suara 'Bruk' Saat Berada Dalam Mobil Audi A6

Saksi Mahkota Tabrak Lari di Cianjur Sebut Dengar Suara "Bruk" Saat Berada Dalam Mobil Audi A6

Bandung
Ikuti Puncak Perayaan Imlek, Ketua MUI Tasikmalaya: Teringat Guru Saya Gus Dur...

Ikuti Puncak Perayaan Imlek, Ketua MUI Tasikmalaya: Teringat Guru Saya Gus Dur...

Bandung
Menilik Alasan Polisi Tetapkan Sopir Audi A6 Jadi Tersangka Tabrak Lari Mahasiswi Cianjur

Menilik Alasan Polisi Tetapkan Sopir Audi A6 Jadi Tersangka Tabrak Lari Mahasiswi Cianjur

Bandung
Sopir Audi A6 Tersangka Kasus Tabrak Lari di Cianjur Masih Diperiksa Polisi, Belum Ditahan

Sopir Audi A6 Tersangka Kasus Tabrak Lari di Cianjur Masih Diperiksa Polisi, Belum Ditahan

Bandung
Ajak Kaesang Gabung PDIP, Hasto: Satu Keluarga Tidak Boleh Masuk Partai Berbeda

Ajak Kaesang Gabung PDIP, Hasto: Satu Keluarga Tidak Boleh Masuk Partai Berbeda

Bandung
Mengenal Stasiun Prujakan Cirebon, Titik Pengiriman Rempah dan Gula Masa Hindia Belanda

Mengenal Stasiun Prujakan Cirebon, Titik Pengiriman Rempah dan Gula Masa Hindia Belanda

Bandung
Bikin Macet, 'Sunmori' di Lembang Dibubarkan Polisi

Bikin Macet, "Sunmori" di Lembang Dibubarkan Polisi

Bandung
Berawal dari Evakuasi Ular, Rinto Punya Hobi Ekstrem Budidaya Ular King Kobra

Berawal dari Evakuasi Ular, Rinto Punya Hobi Ekstrem Budidaya Ular King Kobra

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.