Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Temuan Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di Cianjur, Dirujuk ke Bandung

Kompas.com - 20/10/2022, 22:29 WIB
Firman Taufiqurrahman,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

CIANJUR, KOMPAS.com – Seorang anak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, suspek gagal ginjal akut progresif atipikal.

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur Irvan Nur Fauzy menginformasikan, pasien saat ini telah dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

“Ya betul, ada satu temuan, seorang anak. Sedang dalam penanganan. Sudah dirujuk ke Bandung,” kata Irvan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/10/2022).

Baca juga: Antisipasi Penyakit Gagal Ginjal Akut pada Anak, Dinas Kesehatan Solo Imbau Masyarakat Tak Gunakan Obat-obatan Sirup

Disebutkan, penyakit dengan gejala sama yang merujuk kepada gagal ginjal akut ini sebenarnya sudah ada sejak lama, yakni nephrotic syndrome.

“Tapi baru sekarang yang dihubungkan dengan ini (obat sirup). Kita juga sebenarnya belum tahu apakah memang ada kaitannya atau bagaimana," ujar dia.

Karena itu, Irvan minta masyarakat tidak panik, tapi tetap mengikuti prosedur yang ada apabila menghadapi gejala tersebut.

Salah satuya dengan tidak memberikan obat dengan dosis yang tidak dikonsultasikan.

“Sebaiknya dikonsultasikan dulu, bisa ke puskesmas. Dinkes Cianjur juga sudah buka hotline di 119, Melalui saluran ini masyarakat bisa konsultasi,“ ujar Irvan.

Baca juga: Kemenkes Catat Ada 206 Kasus Gagal Ginjal Akut, Dokter: Sangat Berbahaya

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meminta apotek, toko obat, dan ritel tidak menjual obat sirup anak untuk sementara.

Imbauan ini merujuk pada instruksi Kementerian Kesehatan sebagai upaya kewaspadaan atas kasus gangguan gagal ginjal akut progresif atipikal.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur juga telah menginstruksikan dokter dan tenaga kesehatan untuk tidak memberikan resep obat sirup atau cair tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ijal Bunuh Didi dan Butuh 3 Jam untuk Cor Jasad Korban di Dalam Rumah di Bandung Barat

Ijal Bunuh Didi dan Butuh 3 Jam untuk Cor Jasad Korban di Dalam Rumah di Bandung Barat

Bandung
Usai Kasus Pungli di Masjid Al Jabbar, Pengelola Pasang Spanduk dan Baliho Imbauan

Usai Kasus Pungli di Masjid Al Jabbar, Pengelola Pasang Spanduk dan Baliho Imbauan

Bandung
Bonek Dilarang Hadiri Pertandingan Persib Vs Persebaya, Polisi Berjaga di Perbatasan Kota Bandung

Bonek Dilarang Hadiri Pertandingan Persib Vs Persebaya, Polisi Berjaga di Perbatasan Kota Bandung

Bandung
Kementan Bakal Beri 5.000 Pompa untuk Produksi Padi Jabar

Kementan Bakal Beri 5.000 Pompa untuk Produksi Padi Jabar

Bandung
Polisi Buru Pelaku Lain dalam Perselisihan 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Polisi Buru Pelaku Lain dalam Perselisihan 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Bandung
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Ormas di Bandung yang Tewaskan 1 Orang

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Anggota Ormas 'Ngamuk' dan Rusak Rumah di Subang, 19 Orang Jadi Tersangka

Anggota Ormas "Ngamuk" dan Rusak Rumah di Subang, 19 Orang Jadi Tersangka

Bandung
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun, Status Turun Menjadi Waspada

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun, Status Turun Menjadi Waspada

Bandung
Kronologi 2 Ormas di Bandung Bentrok hingga 1 Orang Tewas, Berawal dari Tersenggol

Kronologi 2 Ormas di Bandung Bentrok hingga 1 Orang Tewas, Berawal dari Tersenggol

Bandung
Kayla Meninggal Usai Lari 7 Putaran 12 Menit Saat Seleksi Paskibraka

Kayla Meninggal Usai Lari 7 Putaran 12 Menit Saat Seleksi Paskibraka

Bandung
Siswi SMA di Sukabumi Meninggal Saat Ikut Seleksi Paskibraka, Ini Kronologinya

Siswi SMA di Sukabumi Meninggal Saat Ikut Seleksi Paskibraka, Ini Kronologinya

Bandung
2 Ormas Bentrok di Bandung, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

2 Ormas Bentrok di Bandung, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Bandung
Persib vs Persebaya Besok, Polisi Larang Bonek Datang ke Bandung

Persib vs Persebaya Besok, Polisi Larang Bonek Datang ke Bandung

Bandung
Kisah Pilu Nenek Rusmini, Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras

Kisah Pilu Nenek Rusmini, Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com