KOMPAS.com - Ratusan warga Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menjadi korban keracunan es kelapa yang dibeli untuk berbuka puasa pada Selasa (18/4/2023) dan Rabu (19/4/2023).
Hingga Jumat (21/4/2023) siang, Puskesmas Maniis Purwakarta mencatat, 106 orang menjadi korban keracunan es kelapa tersebut.
Petugas kesehatan Puskesmas Maniis, Bidan Yuni merinci jumlah korban yang mendapat perawatan medis akibat kasus keracunan itu.
"(Korban) Yang datang ke puskesmas ada 94 pasien, lalu satu orang dirujuk ke rumah sakit dan 11 orang dirawat oleh bidan desa. Jadi totalnya ada 106 orang," kata Yuni, dikutip dari TribunJabar.id, Sabtu (22/4/2023).
Yuni mengatakan, puskesmas tempatnya bekerja penuh oleh korban keracunan hingga sebagian dari mereka terpaksa menerima perawatan di lobi.
Baca juga: Jelang Lebaran, 32 Warga di Purwakarta Keracunan Es Kelapa Saat Buka Puasa
"Sekarang sebagian pasien sudah membaik dan sudah dibolehkan pulang," ujar Yuni.
Salah satu korban keracunan es kelapa, Rika Astuti (27) mengaku, efek samping dari minuman itu baru terasa beberapa jam setelah dikonsumsi.
"Jadi minum pas buka puasa sama anak saya, baru kerasa pusing, mual, sampai buang air besar itu pas malam sekitar jam 10 malam," ucap Rika.
Saat kondisi kesehatannya semakin menurun, Rika menjelaskan, dia dan anaknya segera mendatangi puskesmas.
"Kata dokter sih keracunan, saya akhirnya bermalam di puskesmas sampai keadaan membaik," jelasnya.
Baca juga: Puluhan Warga Jember yang Keracunan Sudah Dipulangkan, Polisi Periksa 4 Saksi
Saat ini, Rika menyampaikan, dia memilih pulang ke rumah untuk merayakan lebaran bersama keluarga.
"Mau lebaran di rumah saja, enggak mau di puskesmas. Sekarang Alhamdulillah sudah membaik dan boleh pulang sama dokter," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul "Korban Keracunan Es Kelapa di Purwakarta Capai 106 Orang, Pasien yang Membaik Ingin Lebaran di Rumah"
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.