Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Warga di Garut Ada Caleg Tutup Jalan Kampung Usai Gagal Terpilih

Kompas.com - 01/03/2024, 10:10 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Gagal jadi calon legislatif (caleg), kader Partai Gerindra di Garut, Jawa Barat (Jabar) bernama Wawan Setiawan nekat membangun tembok di jalan kampung yang ada di depan rumahnya di Kampung Ciarog, Desa Kersamanah. 

Menurut warga, jalan tersebut merupakan jalan tembusan ke desa sebelah. Warga pun mengaku terkejut karena penutupan itu dilakukan usai pemilu. 

"Ada yang menyebut karena gagal mencalonkan diri jadi ditutup, karena jalan itu ya memang tanah milik yang bersangkutan," ujar salah satu warga berinisial AJ, Rabu (28/2/2024), dilansir dari Tribunnews.com

Baca juga: Cuaca Buruk, Pendakian ke Gunung Cikuray dan Sagara di Garut Ditutup

Sementara itu, warga sudah mencoba meminta mediasi permasalahan tersebut kepada aparat keamanan. 

"Ya kami warga ingin tahu, apa sebabnya, kami sudah minta ke APH (aparat penegak hukum) untuk memediasi masalah ini," katanya. 

Baca juga: Caleg Gagal di Bandar Lampung Mengaku Beri Rp 760 Juta ke Oknum KPUD hingga Panwascam

Mediasi 

Komandan Koramil Cibatu Kapten Inf Udin menjelaskan, pihaknya telah menerima keluhan warga itu dan mencoba mengklarifikasi ke caleg yang bersangkutan. 

"Kita sudah telepon, untuk menciptakan kondisi aman dan tentram dan agar silaturahmi masyarakat tidak terganggu maka kita akan musyawarahkan nanti," ujarnya saat dihubungi.

Lalu setelah dilakukan mediasi, Wawan menjelaskan alasan dirinya menutup jalan di depan rumahnya itu, salah satunya adalah menarik perhatian warga dan terjalin kekompakan untuk membangun desa mereka. 

"Ya gagal, saya caleg tidak jadi, cuma kami rela seperti ini, malu lah udah pasti tapi kan demi kehidupan masyarakat bisa kompak saya gak apa-apa," ujarnya kepada Tribunjabar.id, Kamis (29/2/2024).

Wawan menambahkan, ia merasa prihatin dengan program pembangunan desa hanya dibebankan pada kegiatan gotong royong.

"Jadi kalo satu suara kita kan bisa bargaining dengan calon-calon yang jadi, kalau sekarang kan (masyarakat) di Ciarog berpencar," katanya. 

"Jadi harapan saya ya itu aja, bisa menyatukan masyarakat agar kompak," tambah Wawan yang sempat mencalonkan diri ke DPRD Garut itu. 

Usai kejadian itu, Wawan mengaku telah meminta warga untuk memanfaatkan jalan yang sempat ditutupnya itu. 

"Sekarang silakan dipergunakan itu jalan, semoga menjadi tabungan amal untuk saya dan keluarga," ungkapnya.

Penjelasan DPC Gerindra Garut

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPC Gerindra Garut Enan. Menurutnya, Wawan merupakan kader ber-KTA Partai Gerindra dan sempat bertarung di Pemilu 2024 Dapil 2 Kabupaten Garut.

Namun, menurut hasil dari perhitungan sementara saat ini caleg tersebut gagal meraih suara terbanyak di dapilnya.

"Beliau nyaleg di Gerindra, hanya belum dipercaya atau diberi kesempatan untuk meraih suara terbanyak di Dapilnya," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Viral Caleg Gagal di Garut Tutup Jalan di Depan Rumahnya, DPC Gerindra: Mengaku Tanah Milik Keluarga

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Partai Kembali Usung Dadang Supriatna Jadi Bupati Bandung

4 Partai Kembali Usung Dadang Supriatna Jadi Bupati Bandung

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Bandung
Detik-detik Sapi Kurban Terperosok dan Terjepit di Selokan Cirebon

Detik-detik Sapi Kurban Terperosok dan Terjepit di Selokan Cirebon

Bandung
Video Viral Sapi Ngamuk 'Nyemplung' ke Parit Saat Akan Disembelih di Karawang

Video Viral Sapi Ngamuk "Nyemplung" ke Parit Saat Akan Disembelih di Karawang

Bandung
Alasan Bey Machmudin Shalat Idul Adha di Kampung Padat Penduduk

Alasan Bey Machmudin Shalat Idul Adha di Kampung Padat Penduduk

Bandung
Dedi Mulyadi Shalat Idul Adha di Dekat TKP Pembunuhan Vina dan Eky

Dedi Mulyadi Shalat Idul Adha di Dekat TKP Pembunuhan Vina dan Eky

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Bandung
Muncul Isu ASN Kabupaten Bandung Wajib Patungan Hewan Kurban, Pemkab Beri Tanggapan

Muncul Isu ASN Kabupaten Bandung Wajib Patungan Hewan Kurban, Pemkab Beri Tanggapan

Bandung
Megawati Kurbankan Sapi Hitam Berbobot 500 Kg, Didatangkan dari Ponpes di Sukabumi

Megawati Kurbankan Sapi Hitam Berbobot 500 Kg, Didatangkan dari Ponpes di Sukabumi

Bandung
Minyak Bocor dari Pipa Pertamina Cemari Sungai dan Irigasi di Indramayu

Minyak Bocor dari Pipa Pertamina Cemari Sungai dan Irigasi di Indramayu

Bandung
Sebelum dikurbakan, Kambing di Ponpes Sukabumi Ikuti Teatrikal

Sebelum dikurbakan, Kambing di Ponpes Sukabumi Ikuti Teatrikal

Bandung
Jokowi Beli 'Pancasona' di Bandung Barat Seharga Rp 100 Juta

Jokowi Beli "Pancasona" di Bandung Barat Seharga Rp 100 Juta

Bandung
Perajin Arang Briket asal Sukabumi Kebanjiran Order Jelang Idul Adha

Perajin Arang Briket asal Sukabumi Kebanjiran Order Jelang Idul Adha

Bandung
Sosok Terduga Teroris di Karawang, Residivis Kasus Terorisme dan Enggan Setor KTP

Sosok Terduga Teroris di Karawang, Residivis Kasus Terorisme dan Enggan Setor KTP

Bandung
Nina Agustina Siap Bila Dipasangkan Kembali dengan Artis di Pilkada 2024

Nina Agustina Siap Bila Dipasangkan Kembali dengan Artis di Pilkada 2024

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com