PPDB Jabar Tingkat SMA Dimulai 7 Juni, Ini Sejumlah Aturan yang Berubah

Kompas.com - 05/06/2021, 10:42 WIB
 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengumumkan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 untuk tingkat SMA, SMK dan SLB di Jawa Barat (Jabar) segera dimulai. Tangkapan layar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengumumkan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 untuk tingkat SMA, SMK dan SLB di Jawa Barat (Jabar) segera dimulai.

BANDUNG, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengumumkan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 untuk tingkat SMA, SMK dan SLB di Jawa Barat (Jabar) segera dimulai.

Tahap pertama pendaftaran dibuka pada 7-11 Juni 2021 dan 25 Juni - 1 Juli 2021 untuk tahap kedua.

Baca juga: Ini Jadwal dan Persyaratan PPDB Jabar 2021

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, proses persiapan sudah dilaksanakan mulai dari uji publik, pengesahan pergub tentang PPDB, kesiapan sistem, hingga sosialisasi.

Baca juga: Serba-serbi PPDB Jabar, dari Harus Online, Sosialisasi Lewat V-Con, hingga Masalah Sinyal

"Tahap pertama terdiri dari jalur afirmasi, prestasi, dan jalur perpindahan orangtua 50 persen. Tahap kedua 50 persen seluruhnya jalur zonasi," kata Dedi, Jumat (4/6/2021).

Dedi mendorong seluruh calon peserta didik dan orangtua siswa untuk mempelajari petunjuk teknis PPDB 2021 yang telah tertuang dalam Peraturan Gubenur (Pergub) Nomor 29 Tahun 2021 tentang Juknis PPDB 2021.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sehingga, apa pun jalur pendaftaran yang dipilih, peserta didik sudah tahu persyaratan apa saja yang harus disiapkan," ungkapnya.

Dedi berharap sekolah swasta bisa punya peran besar. Sebab, dengan proyeksi lulusan SMP negeri dan swasta tahun 2021 sebanyak 777.506 siswa, SMA, SMK, dan SLB negeri di Jabar hanya mampu menampung 41,5 persen siswa.

Rinciannya, SMA 163.728 siswa, SMK 113.112 siswa, dan SLB 3.708 siswa.

"Maka dari itu, untuk PPDB tahun ini kita menggunakan tagline 'Sekolah di Mana Saja Sama', baik di swasta ataupun di negeri," ucap Dedi.

Perbedaan

Dia menjelaskan, ada beberapa perbedaan antara PPDB tahun ini dengan tahun sebelumnya. Perbedaan pertama adalah dari kepanitiaan.

Tahun ini, ketua panitia PPDB SMA, SMK, dan SLB di Jabar adalah kepala cabang dinas pendidikan di seluruh wilayah I-XIII. Sedangkan Kantor Disdik Jabar akan berperan sebagai koordinator PPDB 2021.

"Kita akan pantau pelaksanaan PPDB nanti dengan melakukan roadshow. Jika ada permasalahan, kita akan langsung cepat mengambil langkah solutif," ujarnya. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unpar dan Itenas Gelar Vaksinasi untuk Warga Bandung, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Unpar dan Itenas Gelar Vaksinasi untuk Warga Bandung, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bandung
Jika Hasil Swab atau PCR Positif tapi Tak Bergejala, Jangan Panik, 'Isoman' Saja

Jika Hasil Swab atau PCR Positif tapi Tak Bergejala, Jangan Panik, "Isoman" Saja

Bandung
Detik-detik Tenda Vaksinasi Massal Roboh Usai Kunjungan Menteri

Detik-detik Tenda Vaksinasi Massal Roboh Usai Kunjungan Menteri

Bandung
Tanpa Surat Hasil Rapid Antigen, Kendaraan Wisatawan Tidak Diizinkan ke Puncak Bogor

Tanpa Surat Hasil Rapid Antigen, Kendaraan Wisatawan Tidak Diizinkan ke Puncak Bogor

Bandung
35 Warga di Satu RT Positif Covid-19 Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit

35 Warga di Satu RT Positif Covid-19 Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit

Bandung
Bandung Siaga Covid-19, 'Dine-In' di Kafe dan Resto Hanya sampai Pukul 7 Malam

Bandung Siaga Covid-19, "Dine-In" di Kafe dan Resto Hanya sampai Pukul 7 Malam

Bandung
Gedung Sate Bandung Ditutup Setelah 144 ASN, Non-ASN, dan Keluarga Positif Covid-19

Gedung Sate Bandung Ditutup Setelah 144 ASN, Non-ASN, dan Keluarga Positif Covid-19

Bandung
Pemkot Bandung Tutup Tempat Hiburan dan Wisata

Pemkot Bandung Tutup Tempat Hiburan dan Wisata

Bandung
Ini Daftar Jalan di Kota Bandung yang Ditutup 14 Hari untuk Tekan Lonjakan Kasus Covid-19

Ini Daftar Jalan di Kota Bandung yang Ditutup 14 Hari untuk Tekan Lonjakan Kasus Covid-19

Bandung
Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bandung Ditutup 14 Hari untuk Turunkan Lonjakan Kasus Covid-19

Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bandung Ditutup 14 Hari untuk Turunkan Lonjakan Kasus Covid-19

Bandung
Angka Keterisian RS Covid-19 di Bandung Barat Tertinggi di Jabar

Angka Keterisian RS Covid-19 di Bandung Barat Tertinggi di Jabar

Bandung
Kota Bandung Diperketat, Kafe, Toko, dan PKL Hanya Boleh Buka sampai Pukul 19.00, Resepsi Nikah Dilarang

Kota Bandung Diperketat, Kafe, Toko, dan PKL Hanya Boleh Buka sampai Pukul 19.00, Resepsi Nikah Dilarang

Bandung
Ingat, Wisatawan Khususnya dari Jakarta Dilarang Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Ingat, Wisatawan Khususnya dari Jakarta Dilarang Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Bandung
Gubernur Jabar Minta Bandung Raya Kembali Terapkan WFH

Gubernur Jabar Minta Bandung Raya Kembali Terapkan WFH

Bandung
Viral, Video 3 Petugas PT KAI Buang Tumpukan Sampah ke Bantaran Sungai, Manajemen Minta Maaf

Viral, Video 3 Petugas PT KAI Buang Tumpukan Sampah ke Bantaran Sungai, Manajemen Minta Maaf

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads X