Saat Mabuk Bersama, Pria di Bandung Tusuk Temannya Sendiri Hingga Tewas

Kompas.com - 10/01/2022, 19:25 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Pertikaian antar teman berujung penganiayaan yang mengakibatkan kematian terjadi Jalan Sekelimus Barat, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung.

Adapun satu orang meninggal dalam perisitiwa ini.

Kapolretabes Bandung Komisaris Besar Polisi Aswin Sinaga mengatakan, bahwa peristiwa ini terjadi pada Minggu, (10/1/2022).

Baca juga: Tersulut Dendam, Buruh Harian Bunuh Rekannya di Pasar Induk Caringin Bandung

Saat kejadian, korban yang diketahui bernama H (34) tengah nongkrong bersama pelaku berinisial LU alias Abay.

Keduanya saat itu sama-sama menenggak minuman keras dan mabuk bersama.

Dalam kondisi itu, korban yang merasa teringgung dengan ucapan pelaku ini kemudian menantang berkelahi.

Baca juga: Perkosa 3 Santriwatinya, Pemilik Pesantren di Ciparay Bandung: Sangat Menyesal

Akibatnya, tantangan itu berujung terjadinya penganiayaan oleh tersangka hingga menyebabkan korban tewas.

"Tersangka melakukan penusukan dengan senjata tajam ke arah leher dan dada korban mengakibatkan korban meninggal dunia," ucap Aswin di Mapolrestabes Bandung, Senin (10/1/2022).

Lanjut Aswin, tindakan penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap korban ini dengan cara menusukan senjata tajam berupa pisau lipat ke bagian tubuh korban.

Warga yang melihat tindakan LU kemudian melerai pertikaian itu dan berupaya menyelamatkan korban, sementara pelaku melarikan diri.

Saat itu, korban sempat dilarikan warga ke rumah sakit terdekat, namun nyawa H tak terselamatkan dalam perjalanan.

Polisi yang mendapatkan laporan dari keluarga korban akhirnya memburu pelaku dan berhasil menangkap seorang tuna karya, LU alias Abay dalam waktu kurang dari 12 jam.

"Motifnya adalah karena ketersinggungan antar korban dan tersangka diawali dengan obrolan minum-minum (minuman keras), dari obrolan ada ucapan yang dianggap kurang berkenan," kata Aswin.

Menurutnya, korban dan pelaku ini saling kenal bahkan berteman.

"Korban dan tersangka itu kenal, temanan," ucapnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 338 Jo 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi PMK di Kuningan Dimulai, Sehari Targetkan 1.000 Ekor Sapi

Vaksinasi PMK di Kuningan Dimulai, Sehari Targetkan 1.000 Ekor Sapi

Bandung
 Antapura De Djati, Garut: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Antapura De Djati, Garut: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Bandung
Keranjang Sultan Situ Gunung Sukabumi: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Keranjang Sultan Situ Gunung Sukabumi: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Bandung
2 Bobotoh Tewas di GBLA, Polisi Periksa Anggota Polri yang Berjaga hingga Manajemen Persib

2 Bobotoh Tewas di GBLA, Polisi Periksa Anggota Polri yang Berjaga hingga Manajemen Persib

Bandung
Dari 13.122 Peminat, Sebanyak 1.428 Orang Lolos UTBK SBMPTN Unsika

Dari 13.122 Peminat, Sebanyak 1.428 Orang Lolos UTBK SBMPTN Unsika

Bandung
Bupati Bandung Sebut Renovasi Ruang Kantornya Sudah Sesuai Mekanisme

Bupati Bandung Sebut Renovasi Ruang Kantornya Sudah Sesuai Mekanisme

Bandung
Sempat Selamatkan Istri dan Anaknya, Korban Longsor di Bogor Ditemukan Meninggal

Sempat Selamatkan Istri dan Anaknya, Korban Longsor di Bogor Ditemukan Meninggal

Bandung
Korban Tewas karena Miras Oplosan di Karawang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas karena Miras Oplosan di Karawang Bertambah Jadi 9 Orang

Bandung
Wabah PMK, Harga Jual Hewan Anjlok, Biaya Penanganan Tinggi

Wabah PMK, Harga Jual Hewan Anjlok, Biaya Penanganan Tinggi

Bandung
Warga Karawang yang Lihat Orang Pesta Miras Diminta Lapor Kapolres, Ini Nomornya

Warga Karawang yang Lihat Orang Pesta Miras Diminta Lapor Kapolres, Ini Nomornya

Bandung
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya, Bus Oleng hingga Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya, Bus Oleng hingga Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Bandung
Korban Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas, 4 Luka Berat, 51 Luka Ringan

Korban Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas, 4 Luka Berat, 51 Luka Ringan

Bandung
Sopir Bus Pariwisata Mengaku Tidur Beberapa Detik Sebelum Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas

Sopir Bus Pariwisata Mengaku Tidur Beberapa Detik Sebelum Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas

Bandung
Polisi Karawang Telusuri Penjual Bahan Pembuat Miras Oplosan Maut yang Tewaskan 8 Orang

Polisi Karawang Telusuri Penjual Bahan Pembuat Miras Oplosan Maut yang Tewaskan 8 Orang

Bandung
Bus Pariwisata Masuk Jurang di Tasikmalaya, Bawa Rombongan Guru, 3 Orang Tewas

Bus Pariwisata Masuk Jurang di Tasikmalaya, Bawa Rombongan Guru, 3 Orang Tewas

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.