Apa Arti Penjara Seumur Hidup, Vonis yang Dijatuhkan kepada Herry Wirawan?

Kompas.com - 15/02/2022, 14:08 WIB

KOMPAS.com - Herry Wirawan, terdakwa kasus pemerkosaan terhadap 13 santriwati, divonis penjara seumur hidup, Selasa (15/2/2022).

Dalam pertimbangannya, Hakim menilai tidak ada tindakan yang meringankan hukuman Herry.

Baca juga: Alasan Hakim Tak Kabulkan Tuntutan Kebiri Kimia terhadap Herry Wirawan

Vonis tersebut berbeda dari tuntutan jaksa yang meminta agar Herry dijatuhi hukuman mati dan hukuman tambahan kebiri kimia.

Baca juga: Arti Penjara Seumur Hidup

Lalu, apa arti penjara seumur hidup yang dijatuhkan terhadap terdakwa pemerkosa 13 santriwati tersebut?

Baca juga: Herry Wirawan, Pemerkosa 13 Santriwati, Divonis Penjara Seumur Hidup

Menurut Henny C Kamea dalam jurnal "Pidana Penjara Seumur Hidup dalam Sistem Hukum Pidana di Indonesia (2013)", apabila dilihat dari kualifikasinya, pidana penjara seumur hidup akan diberikan kepada seseorang atau sekumpulan orang yang melakukan kejahatan berat.

Dalam sistem hukum pidana di Indonesia, pidana seumur hidup hampir selalu dijadikan alternatif atau pengganti pidana mati.

Penjara seumur hidup merupakan salah satu jenis sanksi pidana yang diatur dalam KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana).

Maksud dari penjara seumur hidup adalah hukuman penjara selama masa hidup terpidana.

Artinya, terpidana harus menjalani masa hukuman penjara hingga meninggal atau selama masa hidupnya.

Pidana penjara seumur hidup sering disalahartikan sebagai pemberian hukuman kepada terpidana sesuai umurnya.

Sebagai contoh, terpidana A yang saat itu berusia 20 tahun dijatuhi hukuman pidana penjara seumur hidup.

A kemudian menjalani hukuman penjara selama 20 tahun.

Padahal yang dimaksud penjara seumur hidup adalah menjalani hukuman selama masa hidupnya, yakni hingga meninggal.

Artinya A harus menjalani masa hukuman penjara mulai dari usia 20 tahun sampai ia meninggal.

 

Jika pemberian pidana penjara seumur hidup dimaknai hanya sebatas umur terpidana, hal ini dapat menimbulkan kerancuan.

Seperti yang dijelaskan dalam Pasal 12 ayat (4) KUHP, pidana penjara selama waktu tertentu tidak boleh dari 20 tahun.

Contoh: Terpidana B berusia 35 tahun dijatuhi hukuman pidana seumur hidup. Lalu ia menjalani hukumannya selama 35 tahun.

Hal ini tentu melanggar Pasal 12 ayat (4) KUHP, karena batas maksimal pidananya adalah 20 tahun.

Contoh lain: Terpidana AB berusia 19 tahun dijatuhi hukuman pidana seumur hidup.

Hal ini akan menimbulkan pertanyaan, mengapa hakim tidak langsung menyebutkan hukuman pidana selama 19 tahun, daripada menjatuhkan vonis pidana seumur hidup.

Karena hukuman 19 tahun penjara masih diperbolehkan dalam Pasal 12 ayat (4) KUHP. (Penulis : Vanya Karunia Mulia Putri|Editor : Serafica Gischa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Pesepak Bola Tewas Disambar Petir Saat Bertanding di Stadion

Detik-detik Pesepak Bola Tewas Disambar Petir Saat Bertanding di Stadion

Bandung
Menyaksikan Keseruan Bermain Sepak Bola Api di Tukmudal Cirebon

Menyaksikan Keseruan Bermain Sepak Bola Api di Tukmudal Cirebon

Bandung
Kronologi Pesepak Bola di Sukabumi Tewas Tersambar Petir, Polisi: Sudah Diingatkan, tetapi...

Kronologi Pesepak Bola di Sukabumi Tewas Tersambar Petir, Polisi: Sudah Diingatkan, tetapi...

Bandung
Cinunuk, Desa Lahirnya Wayang Golek yang Terlupakan

Cinunuk, Desa Lahirnya Wayang Golek yang Terlupakan

Bandung
Observatorium Bosscha: Harga Tiket, Jam Buka, dan Sejarahnya

Observatorium Bosscha: Harga Tiket, Jam Buka, dan Sejarahnya

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 14 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 14 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Bandung
Korban Tewas Pikap Masuk Jurang di Ciamis Bertambah, Bocah 1,5 Tahun Meninggal Setelah Sempat Kritis

Korban Tewas Pikap Masuk Jurang di Ciamis Bertambah, Bocah 1,5 Tahun Meninggal Setelah Sempat Kritis

Bandung
Situ Ciburuy Resmi Dibuka, Ridwan Kamil Ultimatum Pelaku Industri yang Cemari Danau

Situ Ciburuy Resmi Dibuka, Ridwan Kamil Ultimatum Pelaku Industri yang Cemari Danau

Bandung
Pemain Sepak Bola di Sukabumi Tewas Tersambar Petir Saat Pertandingan Persahabatan

Pemain Sepak Bola di Sukabumi Tewas Tersambar Petir Saat Pertandingan Persahabatan

Bandung
Mendag Zulhas: Jawa Barat Jadi Pasar Menggiurkan Pakaian Bekas

Mendag Zulhas: Jawa Barat Jadi Pasar Menggiurkan Pakaian Bekas

Bandung
Mendag Zulkifli Hasan Lepas Ekspor Tekstil ke 5 Negara

Mendag Zulkifli Hasan Lepas Ekspor Tekstil ke 5 Negara

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 13 Agustus 2022: Berawan hingga Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 13 Agustus 2022: Berawan hingga Hujan Petir

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 13 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 13 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Petir

Bandung
Mendag Musnahkan 5 Kontainer Pakaian Bekas Impor di Karawang

Mendag Musnahkan 5 Kontainer Pakaian Bekas Impor di Karawang

Bandung
TKW Indramayu 3 Bulan Terbaring Sakit di RS Arab Saudi, Keluarga Minta Tolong Dipulangkan

TKW Indramayu 3 Bulan Terbaring Sakit di RS Arab Saudi, Keluarga Minta Tolong Dipulangkan

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.