Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kawasan Puncak Cianjur Jadi Jalur Mudik Lebaran, Ini Daerah Rawan Longsor dan Pohon Tumbang

Kompas.com - 26/04/2022, 07:42 WIB

CIANJUR, KOMPAS.com - Jalur Puncak Cianjur, Jawa Barat, menjadi salah satu jalur pilihan para pemudik dari wilayah Jabodetabek pada Lebaran tahun ini.

Volume kendaraan pemudik dari arah Bogor pun mulai meningkat sejak Senin (25/4/2022), yang didominasi pengendara roda dua atau sepeda motor.

Sekretaris Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Cianjur Rudi Wibowo mengingatkan pengendara soal kondisi cuaca di jalur tersebut.

Baca juga: Aturan One Way Mudik Lebaran 2022: Pengertian, Jadwal, dan Lokasi Penerapan

Rudi mengatakan, saat ini intensitas hujan dengan angin kencang di kawasan Puncak masih tinggi. Oleh karena itu, ada beberapa titik di jalur Puncak rawan bencana longsor.

"Di kawasan Ciloto ada beberapa yang rawan longsor, termasuk di daerah Cibeureum," kata Rudi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (26/4/2022).

Selain rawan longsor, Rudi menyebutkan, beberapa spot juga rawan pohon tumbang, seperti di sepanjang kawasan Cugenang.

"Kita imbau untuk tidak berkendara dulu jika kondisi hujan lebat disertai angin, apalagi jika jangkauan pandangan pendek. Sebaiknya menepi dulu di tempat aman," ujar dia.

Rudi menuturkan, intensitas curah hujan disertai angin kencang masih tinggi hingga beberapa hari ke depan di beberapa wilayah di Cianjur.

BPBD Cianjur sendiri telah menyiagakan para relawan tanggap bencana (Retana) di wilayah masing-masing guna mengantisipasi dan mendeteksi potensi bencana.

Baca juga: Mudik Lebaran, Penumpang Kapal di Pelabuhan Karimun Diprediksi Naik 34 Persen

"Status Cianjur masih ya siaga bencana hidrometeorologi hingga pertengahan Mei mendatang. Jadi, kewaspadaan dan kehati-hatian perlu ditingkatkan," ujar Rudi.

Sebelumnya, Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menyebutkan, sebanyak 1.400 personel gabungan disiagakan dan disebar di 12 pengamanan, sembilan pos layanan, dan satu pos terpadu.

Rekayasa lalu lintas termasuk pemberlakuan sistem ganjil genap akan diberlakukan secara situasional di jalur-jalur mudik, terutama di kawasan Puncak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Landa Pasar Caringin Bandung, Satu Orang Tewas

Kebakaran Landa Pasar Caringin Bandung, Satu Orang Tewas

Bandung
Sempat Tertutup Longsor akibat Gempa Sukabumi, Jalan di Cianjur Sudah Bisa Dilalui

Sempat Tertutup Longsor akibat Gempa Sukabumi, Jalan di Cianjur Sudah Bisa Dilalui

Bandung
Warga Gang Family Bandung Temukan Mayat Dalam Karung di Kamar Kontrakan

Warga Gang Family Bandung Temukan Mayat Dalam Karung di Kamar Kontrakan

Bandung
Pelecehan Seksual 17 Murid oleh Guru SMP di Ciamis, Korban Jalani 'Trauma Healing'

Pelecehan Seksual 17 Murid oleh Guru SMP di Ciamis, Korban Jalani "Trauma Healing"

Bandung
Warga Berebut Gepokan Uang Ditemukan Dalam Saluran Air di Sumedang

Warga Berebut Gepokan Uang Ditemukan Dalam Saluran Air di Sumedang

Bandung
Mayat Perempuan Dibungkus Plastik Ditemukan Dalam Kontrakan di Bandung

Mayat Perempuan Dibungkus Plastik Ditemukan Dalam Kontrakan di Bandung

Bandung
Alasan Bupati Kuningan Ancam Laporkan Bacaleg Partai Gerindra

Alasan Bupati Kuningan Ancam Laporkan Bacaleg Partai Gerindra

Bandung
Pria Bergolok Rampok Rp 32 Juta dari Minimarket di Bandung Barat

Pria Bergolok Rampok Rp 32 Juta dari Minimarket di Bandung Barat

Bandung
Kakek Pengguna Psikotropika Tanpa Resep Dokter Ditangkap Polisi di Bogor

Kakek Pengguna Psikotropika Tanpa Resep Dokter Ditangkap Polisi di Bogor

Bandung
Guru SMP di Ciamis Diduga Cabuli Belasan Murid, Orangtua Korban Lapor Polisi

Guru SMP di Ciamis Diduga Cabuli Belasan Murid, Orangtua Korban Lapor Polisi

Bandung
Catat, Ini Titik Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor di Karawang, Tak Ada Penilangan

Catat, Ini Titik Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor di Karawang, Tak Ada Penilangan

Bandung
Ditinggal Sopir Beli Rokok, Elf Berpenumpang 5 Orang Terjun ke Sawah di Sukabumi

Ditinggal Sopir Beli Rokok, Elf Berpenumpang 5 Orang Terjun ke Sawah di Sukabumi

Bandung
Sempat Segel Sekretariat DPC PDI-P Kabupaten Cirebon, Gotas: Sesama Kader Harus Hindari Konflik

Sempat Segel Sekretariat DPC PDI-P Kabupaten Cirebon, Gotas: Sesama Kader Harus Hindari Konflik

Bandung
Hujan Lebat Seharian, Cianjur Dilanda Bencana di Sejumlah Tempat

Hujan Lebat Seharian, Cianjur Dilanda Bencana di Sejumlah Tempat

Bandung
Acara Pemeriksaan Barang Bukti, Terdakwa Sugeng Tolak Berkomentar Soal Sedan Audi

Acara Pemeriksaan Barang Bukti, Terdakwa Sugeng Tolak Berkomentar Soal Sedan Audi

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com