Guru SD Penumpang Bus Maut di Tasikmalaya Ditemukan Terkubur Longsoran Tanah, Korban Tewas Jadi 4 Orang

Kompas.com - 27/06/2022, 13:01 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Guru SD, Siti Munawaroh (30), penumpang bus yang terjun ke jurang ditemukan tewas di lokasi kejadian, Kampung Cireundeu, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (27/6/2022).

Siti merupakan guru sekolah dasar. Ia menjadi salah satu peserta rombongan sekolah pariwisata dari Jatinangor ke Pangandaran. Namun di Tasikmalaya, busnya terjun ke jurang, Sabtu (25/6/2022).  

Tim SAR gabungan menemukan jenazahnya usai menemukan sebuah ponsel merk Samsung tegeletak di dekat lokasi penemuan korban. Hingga akhirnya petugas melihat kaki korban terkubur longsoran tanah.

Baca juga: Daftar Korban Luka Kecelakaan Beruntun 17 Kendaraan di Km 92 Tol Cipularang

Posisi korban ditemukan dalam kondisi telungkup, berada di longsoran tanah dengan kondisi kaki ke atas dan kepala di bawah tebing jurang yang curam tersebut.

Petugas kemudian berupaya menyiram air menggunakan ember berkali-kali supaya longsoran tanah bergerak. Hingga akhirnya petugas bisa mengangkat tubuh korban.

Jenazah kemudian dimasukkan ke dalam kantong mayat dibawa ke atas Puskesmas Rajapolah dan selanjutnya ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Penemuan korban keempat ini dibenarkan Kepala Polsek Rajapolah Polresta Tasikmalaya AKP Iwan Sujarwo. Ia mengungkapkan, pencarian korban membutuhkan waktu hampir dua hari. 

Sehingga, jumlah korban kecelakaan tunggal bus ke jurang itu berjumlah 4 orang. 

"Korban yang sempat hilang itu ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB hari ini. Korban terakhir yang seluruhnya berjumlah empat orang itu berstatus guru SD di sekolah itu," tambah dia.

Baca juga: Cari Guru Korban Laka Maut Bus di Tasikmalaya, Petugas Sisir Sungai Citanduy

Sebelumnya diberitakan, Bus Pariwisata milik PO City Trans Utama bernomor polisi B 7701 TGA mengalami kecelakaan tunggal. 

Bus terjun ke jurang yang ada di Kampung Cireundeu Desa Manggungsari Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (25/6/2022).

"Kecelakaan tunggal bus pariwisata itu diduga akibat sopir mengantuk dan diketahui ada 3 penumpangnya yang meninggal," jelas Plt Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Tasikmalaya AKP Soni Alamsyah, Minggu (26/6/2022).

Soni menambahkan, sopir bus tersebut dikemudikan Dedi Kurnia warga asal Jatinangor Sumedang dengan membawa total penumpang 59 orang.

Para penumpang merupakan siswa sekolah dasar negeri (SDN) Sayang Jatinangor Sumedang beserta orangtuanya yang hendak berlibur ke Pantai Pangandaran, Jawa Barat.

"Ketiga korban adalah pasangan suami istri dan seorang kernet bus tersebut," tambahnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teriakan Sopir Truk Saat Gagal Rem dan Meluncur Tak Terkendali di Turunan Gentong Tasikmalaya: Awas...

Teriakan Sopir Truk Saat Gagal Rem dan Meluncur Tak Terkendali di Turunan Gentong Tasikmalaya: Awas...

Bandung
Tol Sentul-Karawang Barat Segera Dibangun, Akses ke Karawang Makin Mudah

Tol Sentul-Karawang Barat Segera Dibangun, Akses ke Karawang Makin Mudah

Bandung
Ridwan Kamil Targetkan Underpass Dewi Sartika Depok Bisa Dilalui Akhir Tahun Ini

Ridwan Kamil Targetkan Underpass Dewi Sartika Depok Bisa Dilalui Akhir Tahun Ini

Bandung
Belum Ada Kasus, Dinkes Karawang Ingatkan Prokes untuk Cegah Virus Cacar Monyet

Belum Ada Kasus, Dinkes Karawang Ingatkan Prokes untuk Cegah Virus Cacar Monyet

Bandung
9 Kelas SD Negeri di Bandung Barat Digembok Ahli Waris, Pihak Sekolah Putar Otak Demi KBM Berjalan

9 Kelas SD Negeri di Bandung Barat Digembok Ahli Waris, Pihak Sekolah Putar Otak Demi KBM Berjalan

Bandung
SD Negeri di Bandung Barat Digembok Orang Mengaku Ahli Waris Pemilik Lahan

SD Negeri di Bandung Barat Digembok Orang Mengaku Ahli Waris Pemilik Lahan

Bandung
Kecelakaan Maut di Ciamis Tewaskan 8 Orang, Pikap yang Angkut 17 Orang Masuk Jurang

Kecelakaan Maut di Ciamis Tewaskan 8 Orang, Pikap yang Angkut 17 Orang Masuk Jurang

Bandung
Bertambah Satu Korban, Total 8 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pikap Masuk Jurang di Ciamis

Bertambah Satu Korban, Total 8 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pikap Masuk Jurang di Ciamis

Bandung
Kasus Pengelolaan Limbah B3 di Rancaekek, Walhi Jabar: DLH Kecolongan

Kasus Pengelolaan Limbah B3 di Rancaekek, Walhi Jabar: DLH Kecolongan

Bandung
Mobil Pikap Berpenumpang 17 Orang Masuk Jurang di Ciamis, 7 Tewas

Mobil Pikap Berpenumpang 17 Orang Masuk Jurang di Ciamis, 7 Tewas

Bandung
Update Kecelakaan Rombongan Hajatan di Ciamis, Kasatlantas: Total Korban Tewas 7 Orang

Update Kecelakaan Rombongan Hajatan di Ciamis, Kasatlantas: Total Korban Tewas 7 Orang

Bandung
8 Orang Tewas Kecelakaan di Ciamis Diduga karena Pikap yang Ditumpangi Alami Rem Blong

8 Orang Tewas Kecelakaan di Ciamis Diduga karena Pikap yang Ditumpangi Alami Rem Blong

Bandung
8 Orang Tewas Kecelakaan di Ciamis adalah Rombongan Hajatan dari Majalengka

8 Orang Tewas Kecelakaan di Ciamis adalah Rombongan Hajatan dari Majalengka

Bandung
Kecelakaan di Ciamis, Mobil Pikap Masuk Jurang, 8 Penumpang Tewas

Kecelakaan di Ciamis, Mobil Pikap Masuk Jurang, 8 Penumpang Tewas

Bandung
Kebakaran di Limbangan, Rumah Makan Tahu Sumedang Ludes Dilalap Api

Kebakaran di Limbangan, Rumah Makan Tahu Sumedang Ludes Dilalap Api

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.