Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Istri di Bogor Hilang Usai Sebulan Menikah, Pamit ke Mertua Beli Es

Kompas.com - 05/10/2023, 14:54 WIB
Afdhalul Ikhsan,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Baru menikah sebulan, seorang wanita bernama Fitri Sandayani dilaporkan menghilang oleh suaminya, Mustofa pada Minggu (1/10/2023) malam.

Fitri menghilang setelah tinggal sebulan bersama sang suami di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.

Mustofa mengatakan, Fitri meninggalkan rumah pada Minggu malam atau sehabis isya. Ia pergi pamit ke mertua ingin membeli es ke depan rumah.

Baca juga: Pelajar SMK di Yogyakarta Hilang, Ini Ciri-cirinya

"Awalnya dia (Fitri) menyuruh saya beli makan, terus saya berangkatlah dan pas pulang dia sudah nggak ada," ujar Mustofa kepada Kompas.com, Kamis (5/10/2023).

Sepulang dari membeli makan, sambung Mustofa, ia menunggu sang istri namun tak kunjung kembali ke rumah.

Mustofa panik dan mulai mencari istri. Dia menghubungi ponsel sang istrinya, tetapi tidak aktif dan Fitri tak kunjung pulang sampai malam.

"Saya tanya si neng ke mana. Terus orangtua bilang, dia beli es dan akhirnya disusul dan gak ada di tukang es itu. Nah, pas saya berangkat beli makan itu ternyata nggak lama dia juga keluar pamit ke orangtua saya pergi beli es, kan di deket rumah saya ada warung," ungkapnya.

Mustofa dan keluarga kemudian mencari keberadaan Fitri. Menurutnya, ia bahkan mencari ke rumah neneknya dan ternyata tidak ada.

Mustofa meyakini bahwa Fitri memang menghilang meninggalkan rumahnya usai pergi membeli es. Sebab, tidak ada titik terang hingga keesokan harinya atau 24 jam pencarian.

Pernikahan yang sudah berjalan sebulan dan belum lama tinggal bersama di rumah membuat Mustofa frustasi. Ia dan keluarga memilih untuk melapor ke kantor polisi setempat pada Senin (2/10/2023).

Mustofa mengaku tidak ada cekcok atau masalah rumah tangga selama menikah. Dirinya berharap agar sang istri dapat kembali ke rumah dengan selamat.

"Saya nikah sebulan yang lalu, awal September dan belum lama tinggal di rumah dan sekarang dia menghilang. Jadi nggak ada, kan pas nikah langsung saya bawa pindah ke rumah. Terus dia juga mau pindah," ucap Mustofa.

Baca juga: Detik-detik Turis China Hilang di Pink Beach Komodo, Korban Tak Gubris Peringatan Tour Guide

Sementara itu, Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Ariani mengatakan bahwa kasus orang hilang sudah dilaporkan. Kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

"Betul, suaminya sudah buat laporan. Namun sampai saat ini belum dapat dimintai keterangan karena bekerja dan kondisinya masih belum stabil," singkat Ariani saat dikonfirmasi Kompas.com.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pupuk Kujang Resmikan Pabrik Dry Ice dengan Investasi Rp 9,8 Miliar

Pupuk Kujang Resmikan Pabrik Dry Ice dengan Investasi Rp 9,8 Miliar

Bandung
Dishub Garut Sebut Delman 'Lenyap' Bikin Jalur Mudik Lancar

Dishub Garut Sebut Delman "Lenyap" Bikin Jalur Mudik Lancar

Bandung
Jasad Didi Dikubur di Dapur Rumahnya, Pencarian Berujung Duka

Jasad Didi Dikubur di Dapur Rumahnya, Pencarian Berujung Duka

Bandung
Lagi, Tahanan Kabur di Cianjur Ditangkap, Tinggal Seorang Buron

Lagi, Tahanan Kabur di Cianjur Ditangkap, Tinggal Seorang Buron

Bandung
Kronologi Tukang Kebun Bunuh dan Cor Jasad Didi di Bandung Barat, Sempat Bersihkan TKP Selama 7 Jam

Kronologi Tukang Kebun Bunuh dan Cor Jasad Didi di Bandung Barat, Sempat Bersihkan TKP Selama 7 Jam

Bandung
Riuh Tradisi Grebeg Syawal Keraton Kanoman Cirebon, Doa untuk Dunia

Riuh Tradisi Grebeg Syawal Keraton Kanoman Cirebon, Doa untuk Dunia

Bandung
Tukang Kebun yang Cor Mayat di Bandung Barat Terancam Pembunuhan Berencana

Tukang Kebun yang Cor Mayat di Bandung Barat Terancam Pembunuhan Berencana

Bandung
21.000 Penumpang Naik Kereta Cepat Whoosh di Puncak Arus Balik Lebaran

21.000 Penumpang Naik Kereta Cepat Whoosh di Puncak Arus Balik Lebaran

Bandung
Seniman AD Pirous Dimakamkan di Cibarunai Usai Pelepasan di ITB

Seniman AD Pirous Dimakamkan di Cibarunai Usai Pelepasan di ITB

Bandung
Tukang Kebun Bunuh Majikan di Bandung Barat, Mayat Dicor dan Bawa Kabur Motor

Tukang Kebun Bunuh Majikan di Bandung Barat, Mayat Dicor dan Bawa Kabur Motor

Bandung
Saber Pungli Tangkap 4 Juru Parkir Liar di Masjid Al Jabbar

Saber Pungli Tangkap 4 Juru Parkir Liar di Masjid Al Jabbar

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Bandung
Mayat Dicor di Bandung Barat Terungkap karena Posisi Ranjang

Mayat Dicor di Bandung Barat Terungkap karena Posisi Ranjang

Bandung
Mengenal Tanjakan Gentong, Jalur Ekstrem yang Kerap Menjadi Titik Kemacetan

Mengenal Tanjakan Gentong, Jalur Ekstrem yang Kerap Menjadi Titik Kemacetan

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com