BNPB Optimistis Tahun ini Pandemi Covid-19 Berakhir

Kompas.com - 19/02/2022, 12:34 WIB

 

BANDUNG, KOMPAS.com- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Mayjen TNI Suharyanto mengatakan, pihaknya  optimistis jika pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama dua tahun lebih bisa berakhir tahun ini.

"Kita ketahui bersama bahwa tahun 2022 ini masih masuk tahun pandemi. Sudah diputuskan lewat Keputusan Presiden. Artinya, walaupun sudah dua tahun kita bergulat, bertempur melawan Covid-19 sampai awal tahun 2022 ternyata belum berakhir, mudah mudahan ini tahun terakhir," kata Suharyanto dalam sambutannya pada apel pembagian masker kepada masyarakat di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Sabtu (19/2/2022).

Baca juga: BNPB Bagikan 15 Juta Masker Sampai Bulan Mei 2022

Ditanya lebih lanjut seusai apel, Suharyanto mengatakan pemerintah pusat sudah melakukan kajian, evaluasi dan analisis agar pandemi Covid-19 bisa secepatnya dinyatakan berakhir di Indonesia seperti Swedia dan Denmark yang telah menyatakan lebih dulu pandemi Covid-19 telah berakhir.

"Kita juga sebagai bangsa akan menuju kesana karena kita tidak mau juga terkepung terus dengan pandemi ini. Waktunya kapan itu akan melalui analisis dan evaluasi yang mendalam dan tentu saja kita lihat angka kasusnya. Mudah-mudahan kasusnya terus menurun. Kalau tadi saya di apel mudah-mudahan kita doakan bersama ini tahun terakhir pandemi Covid-19. Mudah mudahan di tahun 2023 sudah tidak pandemi," bebernya.

Meski optimis berakhir tahun ini, Suharyanto belum bisa memastikan hal tersebut bisa terjadi.

"Tapi, itu belum bisa dipastikan, harus berdasarkan nanti pemerintah akan mengambil kebijakan itu setelah melaksanakan rapat-rapat koordinasi, mendapat masukan dari para pakar dan etimologi sehingga langkah yang diambil ini tepat. Seperti yang sering disampaikan Pak Presiden, keselamatan rakyat itu menjadi hukum yang tertinggi," tuturnya.

Baca juga: 2 Gempa Guncang Jabar, BNPB Minta Masyarakat Waspada Gempa Susulan

Suharyanto menambahkan, negara-negara lain bisa mengumumkan pandemi berakhir lantaran ukuran negaranya tidak seluas Indonesia dan jumlah penduduknya tidak sebanyak Indonesia

"Sangat jauh berbeda, kita ini besar negaranya. Yang menyatakan berakhir pandemi itu kecil-kecil negaranya. Denmark itu hanya beberapa juta penduduknya," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Cimol hingga Cilor, Ini 5 Resep Kuliner Aci Jajanan Khas Bandung

Dari Cimol hingga Cilor, Ini 5 Resep Kuliner Aci Jajanan Khas Bandung

Bandung
Gudang Farmasi Terbakar, Dinkes Pastikan Pelayanan Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Normal

Gudang Farmasi Terbakar, Dinkes Pastikan Pelayanan Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Normal

Bandung
Suzuki Ertiga Tabrak 4 Sepeda Motor di Bogor, Satu Orang Tewas

Suzuki Ertiga Tabrak 4 Sepeda Motor di Bogor, Satu Orang Tewas

Bandung
Mayat di Geopark Ciletuh Sukabumi Ternyata Tukang Ojek yang Ditusuk Penumpangnya

Mayat di Geopark Ciletuh Sukabumi Ternyata Tukang Ojek yang Ditusuk Penumpangnya

Bandung
Detik-detik-detik Kereta Api Tabrak XPander di Cirebon, Mobil Terpental dan Terbakar, 4 Orang Tewas

Detik-detik-detik Kereta Api Tabrak XPander di Cirebon, Mobil Terpental dan Terbakar, 4 Orang Tewas

Bandung
Kisah Artis Aswita Dewi Pasarkan Kain Nusantara Karya Penyandang Disabilitas

Kisah Artis Aswita Dewi Pasarkan Kain Nusantara Karya Penyandang Disabilitas

Bandung
Mobil Tertabrak Kereta Api di Cirebon, 4 Orang Tewas

Mobil Tertabrak Kereta Api di Cirebon, 4 Orang Tewas

Bandung
Pria di Ciamis Ditemukan Tewas dengan Pakaian Mengeluarkan Asap, Diduga Bakar Diri karena Depresi

Pria di Ciamis Ditemukan Tewas dengan Pakaian Mengeluarkan Asap, Diduga Bakar Diri karena Depresi

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 7 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 7 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Bandung
Dijanjikan Akan Dinikai, Gadis di Bogor Dicabuli Tetangganya

Dijanjikan Akan Dinikai, Gadis di Bogor Dicabuli Tetangganya

Bandung
Gudang Farmasi Puskesmas di Cianjur Terbakar, Stok Obat-obatan Ludes

Gudang Farmasi Puskesmas di Cianjur Terbakar, Stok Obat-obatan Ludes

Bandung
Bawaslu Karawang Imbau Lapor jika Namanya Dicatut dalam Sistem Informasi Parpol

Bawaslu Karawang Imbau Lapor jika Namanya Dicatut dalam Sistem Informasi Parpol

Bandung
Kasus Begal Payudara Berakhir dengan Jalur Kekeluargaan, Korban Masih Takut Keluar Rumah

Kasus Begal Payudara Berakhir dengan Jalur Kekeluargaan, Korban Masih Takut Keluar Rumah

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 6 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 6 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Bandung
Hilang Diterjang Ombak, 2 Nelayan Asal Indramayu Ditemukan Tewas di Pantai Selatan Cianjur

Hilang Diterjang Ombak, 2 Nelayan Asal Indramayu Ditemukan Tewas di Pantai Selatan Cianjur

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.