Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Empat Bulan Beraksi, 7 Tersangka Penimbun Solar di Jabar Rugikan Negara hingga Rp 465 Juta

Kompas.com - 13/04/2022, 21:33 WIB
Agie Permadi,
I Kadek Wira Aditya

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat (Jabar) berhasil mengungkap penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi.

Adapun polisi menangkap tujuh orang di Jabar, berinisial TS (44), DS (38), KS (36), ZK (26), dan SN (40) di Tasikmalaya, kemudian SD (42) dan WW (25) di Indramayu.

Dari perbuatan mereka, negara dirugikan hingga Rp 465 juta.

"Tersangka menerangkan telah menjalankan usahanya kurang lebih empat bulan," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo, di Mapolda Jabar, Rabu (13/4/2022).

Baca juga: Polisi Ungkap Penimbunan 25.000 Liter Solar Bersubsidi di Jabar, 7 Orang Ditangkap

Tompo mengatakan, pengungkapan itu berawal pada tanggal 8 April 2022, petugas menemukan dua kendaraan truk tangki tanpa izin usaha dan dokumen pengangkutan di wilayah Kecamatan Ciawi dan Kadipaten, Kabupaten Tasikamalaya.

Begitu diperiksa, kendaraan tersebut kedapatan mengangkut solar.

"Hasilnya, masing-masing kendaraan tersebut berisikan BBM solar bersubsidi sebanyak 8000 liter (total 16.000 liter)," ucapnya.

Baca juga: Tiga Bulan Beraksi, 5 Tersangka Penimbun Solar di Banten Raup Untung Rp 2 Miliar

Dari pengungkapan di Tasikmalaya ini, polisi menangkap TS, DS, KS, ZK, dan SN.

Diketahui, mereka membeli solar subsidi yang berasal dari Desa Indajaya Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya.

Kendaraan tersebut diduga menuju ke Jalan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

"Untuk dijual ke konsumen," ucapnya.

Tak sampai situ, petugas juga melakukan penyelidikan dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi di Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu pada tanggal 12 April 2022. 

Petugas memeriksa sebuah rumah yang belum siap huni yang diduga digunakan untuk menampung dan menimbun BBM bio solar bersubsidi.

Dari pemeriksaan itu, polisi menangkap SD dan WW.

Menurut Tompo, solar bersubsidi itu didapatkan dari enam SPBU di wilayah Indramayu dengan harga normal Rp 5.150 per liter.

"Dalam satu hari bisa mendapatkan 1.000–2.000 liter solar subsidi dengan uang modal belanja," ucapnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Jumat 19 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Jumat 19 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Bandung
Patok Tarif Seenaknya, 25 Juru Parkir Liar di Karawang Ditangkap

Patok Tarif Seenaknya, 25 Juru Parkir Liar di Karawang Ditangkap

Bandung
Pemprov Jabar Targetkan 11 Juta Ton Gabah Kering Giling di 2024

Pemprov Jabar Targetkan 11 Juta Ton Gabah Kering Giling di 2024

Bandung
Dramatis, Polisi Tangkap Tangan Curanmor di Jalan Cirebon–Kuningan

Dramatis, Polisi Tangkap Tangan Curanmor di Jalan Cirebon–Kuningan

Bandung
Video Viral Parkir di Minimarket Karawang Rp 15.000 untuk THR

Video Viral Parkir di Minimarket Karawang Rp 15.000 untuk THR

Bandung
Jasad Wisatawan Bandung Ditemukan 4 Km dari Pantai Cidamar

Jasad Wisatawan Bandung Ditemukan 4 Km dari Pantai Cidamar

Bandung
HUT ke 383, Kabupaten Bandung Masih Terjerat Problem Sampah

HUT ke 383, Kabupaten Bandung Masih Terjerat Problem Sampah

Bandung
Jadi Sorotan, Jalur Wisata Bandung Selatan Kerap Macet

Jadi Sorotan, Jalur Wisata Bandung Selatan Kerap Macet

Bandung
Atasi Pungli di Masjid Al Jabbar, Bey Machmudin Libatkan Aher dan Ridwan Kamil

Atasi Pungli di Masjid Al Jabbar, Bey Machmudin Libatkan Aher dan Ridwan Kamil

Bandung
Pasca-Lebaran Harga Sembako Turun, Pedagang Cirebon Semringah Penjualan Tembus Lebih dari 1 Ton

Pasca-Lebaran Harga Sembako Turun, Pedagang Cirebon Semringah Penjualan Tembus Lebih dari 1 Ton

Bandung
Sepasang Mahasiswa yang Mau Kuburkan Bayi di Jatinagor Jadi Tersangka

Sepasang Mahasiswa yang Mau Kuburkan Bayi di Jatinagor Jadi Tersangka

Bandung
Tukang Kebun Mengaku Bunuh Honorer di KBB untuk Bela Diri, Kubur Jenazah di Dapur karena Panik

Tukang Kebun Mengaku Bunuh Honorer di KBB untuk Bela Diri, Kubur Jenazah di Dapur karena Panik

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Bandung
Mengintip Sejumlah Figur yang Akan Ramaikan Pilkada Kota Tasikmalaya

Mengintip Sejumlah Figur yang Akan Ramaikan Pilkada Kota Tasikmalaya

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com