Kompas.com - 11/05/2022, 20:21 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Muhammad Farhan menilai, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Jawa Barat, sudah seharusnya dikelola swasta agar pemeliharaan dan perawatannya bisa lebih baik.

Selain itu, warga Kota Bandung ini juga mengatakan, pengelolaan oleh swasta dinilai jadi jalan terbaik untuk memajukan Stadion GBLA agar tak menjadi aset mangkrak.

"Pengelolaan GBLA oleh swasta jadi solusi terbaik bagi semua pihak. Kita harapkan nanti, Pemkot akan dapat jaminan mendapatkan PAD, masyarakat diberdayakan, dan Persib memiliki kepastian home base," ujar Farhan dalam siaran pers yang diterima kompas.com, Rabu (11/5/2022).

Baca juga: Wali Kota Bandung Yana Mulyana Beberkan Duduk Perkara Stadion GBLA Tak Bisa Dipakai

Untuk pemeliharaannya, lanjut Farhan, lebih baik langsung selama 30 tahun. 

Tujuannya, agar GBLA bisa diproyeksikan menjadi kawasan Sport Tourism Center selain menjadi home base Persib Bandung serta Museum Sejarah Persib Bandung.

Farhan yang juga pernah menjadi bagian dari manajemen Persib Bandung ini menambahkan, kejelasan regulasi bagi mitra yang mengelola GBLA harus tegas.

Diketahui, saat ini proses lelang Kerja Sama Pengelolaan (KSP) Stadion GBLA dengan pihak ketiga sebagian besar telah ditempuh.

"Hal terpenting adalah dasar hukum yang kuat untuk pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Pemkot Bandung oleh swasta. Artinya kita pastikan semua pihak memiliki kepatuhan pada dasar hukum dan prosedur yang benar," tutur dia.

Baca juga: Tenda Vaksinasi di GBLA Bandung Roboh akibat Hujan Es dan Angin

Farhan memastikan, pengelolaan GBLA secara profesional mutlak diperlukan. Terutama, ada kejelasan bagi Persib Bandung terkait hak penggunaan GBLA.

"Tentu saja, dan menurut saya yang paling cocok tentu saja PT Persib Bandung Bermartabat. Saat ini Persib bisa menggunakan stadion dengan membayar sewa, setiap kali menggunakan GBLA," ungkap dia.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana optimistis, Stadion GBLA bisa digunakan secepatnya.

Hal ini mengacu pada proses lelang Kerja Sama Pengelolaan Stadion GBLA dengan pihak ketiga yang kini sebagian besar telah ditempuh.

"Saat ini banyak proses yang domainnya ada di kita," ujar Yana.

Baca juga: Umuh Pastikan Stadion GBLA Homebase Persib di Liga 1 2022-2023

Nantinya, Pemkot Bandung akan bekerja sama dengan pihak ketiga dengan sistem Kerja Sama Pengelolaan (KSP) untuk mengelola Stadion GBLA. Durasi kerjanya 30 tahun.

Mengacu pada ketentuan Pemendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, ada sejumlah regulasi yang mesti diikuti Pemerintah Kota Bandung.

Namun Yana menyebut saat ini rangkaian prosesnya telah dilewati. Saat ini sudah hampir memasuki tahap pemilihan mitra untuk penyelenggaraan KSP.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angin Kencang di Bogor Sebabkan Pohon Tumbang, 62 Rumah Rusak

Angin Kencang di Bogor Sebabkan Pohon Tumbang, 62 Rumah Rusak

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 16 Agustus 2022: Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 16 Agustus 2022: Berawan hingga Hujan Ringan

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 16 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 16 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Bandung
20 Santriwati Dicabuli Pimpinan Pondok Pesantren di Katapang Bandung, Polisi: Masih Proses Lidik

20 Santriwati Dicabuli Pimpinan Pondok Pesantren di Katapang Bandung, Polisi: Masih Proses Lidik

Bandung
Tenggak Hand Sanitizer, Seorang Napi di Cianjur Tewas

Tenggak Hand Sanitizer, Seorang Napi di Cianjur Tewas

Bandung
Pura-Pura Tukar Uang Receh, Pria ini Tipu Warung di Bandung Barat dan Cimahi hingga Raup Rp 20 Juta

Pura-Pura Tukar Uang Receh, Pria ini Tipu Warung di Bandung Barat dan Cimahi hingga Raup Rp 20 Juta

Bandung
Menyamar Jadi Pemulung Saat Beraksi, Pencuri di Cimahi Ditangkap

Menyamar Jadi Pemulung Saat Beraksi, Pencuri di Cimahi Ditangkap

Bandung
Cerita Warga Terlantar Seharian karena Mogok Kerja Honorer Disdukcapil Bandung Barat

Cerita Warga Terlantar Seharian karena Mogok Kerja Honorer Disdukcapil Bandung Barat

Bandung
38 Rumah di Bandung Barat Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

38 Rumah di Bandung Barat Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Bandung
Tipu Nasabah Bank Bermodus Perubahan Biaya Transaksi, 3 Warga Sumsel Ditangkap

Tipu Nasabah Bank Bermodus Perubahan Biaya Transaksi, 3 Warga Sumsel Ditangkap

Bandung
JPU Tolak Eksepsi Pengacara Doni Salmanan, Minta Sidang Keterangan Para Saksi

JPU Tolak Eksepsi Pengacara Doni Salmanan, Minta Sidang Keterangan Para Saksi

Bandung
Berenang di Danau Kampus Seusai Sidang Akhir, Mahasiswa Telkom University Tewas Tenggelam

Berenang di Danau Kampus Seusai Sidang Akhir, Mahasiswa Telkom University Tewas Tenggelam

Bandung
Kronologi Penangkapan Bandar Narkoba Tasikmalaya Pemilik 1,2 Kg Sabu

Kronologi Penangkapan Bandar Narkoba Tasikmalaya Pemilik 1,2 Kg Sabu

Bandung
Bangunan Sekolah di Bandung Barat Ambruk Diterjang Puting Beliung

Bangunan Sekolah di Bandung Barat Ambruk Diterjang Puting Beliung

Bandung
Honorer Disdukcapil Bandung Barat Mogok, Pelayanan Lumpuh Total

Honorer Disdukcapil Bandung Barat Mogok, Pelayanan Lumpuh Total

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.