Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Korban Gempa Cianjur Dirujuk ke RSUD Syamsudin Sukabumi

Kompas.com - 22/11/2022, 05:54 WIB
Budiyanto ,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

SUKABUMI, KOMPAS.com- Sedikitnya lima pasien korban gempa Cianjur dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) malam.

Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD R Syamsudin dr Supriyanto mengatakan, tiga dari lima pasien rujukan itu merupakan anak-anak.

Sebanyak dua dari lima pasien itu disebut mengalami luka di kepala dan satu pasien lainnya yang masih anak-anak luka di tulang belakang.

"Kondisi kedua anak masih sangat memerlukan penanganan, karena memang lukanya berat cedera kepala berat. Kedua pasien anak berusia 8 dan 12 tahun," jelas Supriyanto kepada awak media ditemui di RSUD Syamsudin, Senin malam.

Baca juga: Ruang Operasi RSUD Sayang Cianjur Rusak, Pasien Dirujuk ke Sukabumi

Sedangkan, satu pasien dewasa mengalami luka ringan dan satu masih dalam penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Pasien yang luka ringan sudah pulang dan satu pasiennya yang baru tiba masih dalam penanganan," ujarnya.

Supriyanto mengatakan, RSUD R Syamsudin sudah menyiapkan dua ruangan untuk rawat inap pasien terdampak gempa Cianjur.

"Kami juga akan melihat perkembangannya, kalau memang memerlukan pembukaan ruangan yang lain akan kami siapkan," kata dia.

Baca juga: Situasi Terkini Usai Gempa Cianjur: Pasien Membeludak di RS, Korban Terus Berdatangan, Sirine Ambulans Meraung

Sebagai informasi, RSUD Sayang Cianjur mengalami sejumlah kerusakan setelah diguncang gempa magnitudo 5,6.

Salah satu fasilitas yang rusak adalah kamar operasi. Keadaan ini membuat pasien dengan kondisi parah harus dirujuk ke rumah sakit lain.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pupuk Kujang Resmikan Pabrik Dry Ice dengan Investasi Rp 9,8 Miliar

Pupuk Kujang Resmikan Pabrik Dry Ice dengan Investasi Rp 9,8 Miliar

Bandung
Dishub Garut Sebut Delman 'Lenyap' Bikin Jalur Mudik Lancar

Dishub Garut Sebut Delman "Lenyap" Bikin Jalur Mudik Lancar

Bandung
Jasad Didi Dikubur di Dapur Rumahnya, Pencarian Berujung Duka

Jasad Didi Dikubur di Dapur Rumahnya, Pencarian Berujung Duka

Bandung
Lagi, Tahanan Kabur di Cianjur Ditangkap, Tinggal Seorang Buron

Lagi, Tahanan Kabur di Cianjur Ditangkap, Tinggal Seorang Buron

Bandung
Kronologi Tukang Kebun Bunuh dan Cor Jasad Didi di Bandung Barat, Sempat Bersihkan TKP Selama 7 Jam

Kronologi Tukang Kebun Bunuh dan Cor Jasad Didi di Bandung Barat, Sempat Bersihkan TKP Selama 7 Jam

Bandung
Riuh Tradisi Grebeg Syawal Keraton Kanoman Cirebon, Doa untuk Dunia

Riuh Tradisi Grebeg Syawal Keraton Kanoman Cirebon, Doa untuk Dunia

Bandung
Tukang Kebun yang Cor Mayat di Bandung Barat Terancam Pembunuhan Berencana

Tukang Kebun yang Cor Mayat di Bandung Barat Terancam Pembunuhan Berencana

Bandung
21.000 Penumpang Naik Kereta Cepat Whoosh di Puncak Arus Balik Lebaran

21.000 Penumpang Naik Kereta Cepat Whoosh di Puncak Arus Balik Lebaran

Bandung
Seniman AD Pirous Dimakamkan di Cibarunai Usai Pelepasan di ITB

Seniman AD Pirous Dimakamkan di Cibarunai Usai Pelepasan di ITB

Bandung
Tukang Kebun Bunuh Majikan di Bandung Barat, Mayat Dicor dan Bawa Kabur Motor

Tukang Kebun Bunuh Majikan di Bandung Barat, Mayat Dicor dan Bawa Kabur Motor

Bandung
Saber Pungli Tangkap 4 Juru Parkir Liar di Masjid Al Jabbar

Saber Pungli Tangkap 4 Juru Parkir Liar di Masjid Al Jabbar

Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Bandung
Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Bandung
Mayat Dicor di Bandung Barat Terungkap karena Posisi Ranjang

Mayat Dicor di Bandung Barat Terungkap karena Posisi Ranjang

Bandung
Mengenal Tanjakan Gentong, Jalur Ekstrem yang Kerap Menjadi Titik Kemacetan

Mengenal Tanjakan Gentong, Jalur Ekstrem yang Kerap Menjadi Titik Kemacetan

Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com