Kompas.com - 02/01/2022, 12:06 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepolisan Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) akan memeriksa TR, pengunggah video ceramah Bahar bin Smith.

Sebelumnya, Polisi telah menggeledah rumah pengunggah video dugaan ujaran kebencian, dan mendapatkan sejumlah barang bukti berupa satu unit ponsel, satu laptop, satu akun chanel media youtube atas nama TR satu email, hingga flashdisk.

Berdasarkan temuan itu, Polda Jabar berencana memanggil TR untuk dimintai keterangan terkait unggahan video ceramah Bahar.

"Kami akan memeriksa TR," kata Tim Penyidik Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Arief Rachman, di Mapolda Jabar, Minggu (2/1/2022).

Baca juga: Polisi Geledah Rumah Pengunggah Video Dugaan Ujaran Kebencian yang Dilakukan Bahar Bin Smith

Sementara itu, Polda Jabar juga telah melayangkan surat pemanggilan kepada Bahar untuk dimintai keterangan pada Senin (3/1/2022).

Polisi sudah memastikan Bahar menerima surat panggilan tersebut.

Kasus dugaan ujaran kebencian ini telah naik status menjadi penyidikan berdasarkan laporan polisi bernomor B 6354/12/2021 SPKT PMJ 2021.

Dari kasus ini, Polda Jabar telah mendapatkan enam item barang bukti yang sudah dikirimkan ke Laboratorium Digital Forensik, dan memeriksa 50 orang saksi yang dibagi menjadi beberapa klaster untuk mempermudah proses identifikasi saksi.

Baca juga: Bahar bin Smith Akan Diperiksa Polda Jabar, Wakapolda: Surat Panggilan Sudah Dilayangkan

Saksi klaster Bandung yang merupakan orang di tempat ceramah.

Sedangkan saksi klaster Garut yang berisikan 10 saksi, kemudian empat saksi pelapor, dan 21 orang saksi ahli.

"Tindak lanjutnya penyidik akan terus mengungkap kasus ini dan memeriksa saksi lain yang diperlukan secara profesional dan scientifik," ucap Arief.

Diberitakan sebelumnya, dugaan ujaran kebencian yabg dilakukan Habib Bahar bin Smith ini terjadi pada 11 Desember 2021 di wilayah Margaasih, Kabupaten Bandung, saat itu Bahar sedang berceramah. 

"Kemudian (rekaman) diupload ke dalam satu akun YouTube dan kemudian disebarkan, ditransmisikan sehingga viral di media sosial," kata Arief.

Baca juga: Polda Jabar Sebut Kasus Ujaran Kebencian Bahar bin Smith Tak Terkait KSAD Dudung

Mendapati laporan itu, polisi memeriksa sejumlah saksi dan secara stimultan melakukan pemeriksaan lainnya, bahkan pada 30 Desember 2021, polisi telah melayangkan surat pemangggilan kepada Bahar bin Smith,

Rencana Bahar diagendakan untuk dimintai keterangan pada 3 Januari 2022 di Mapolda Jabar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Longsor di Pamijahan Bogor, 12 Kampung Terdampak, Lahan Pertanian Rusak

Imbas Longsor di Pamijahan Bogor, 12 Kampung Terdampak, Lahan Pertanian Rusak

Bandung
Tangis Siti Lepas Suami Pergi Haji Gantikan Ibunya Meninggal karena Covid-19

Tangis Siti Lepas Suami Pergi Haji Gantikan Ibunya Meninggal karena Covid-19

Bandung
Mobil yang Tenggelam Berhasil Ditarik ke Darat, Bagaimana dengan 6 Koper Penuh Uang di Dalamnya?

Mobil yang Tenggelam Berhasil Ditarik ke Darat, Bagaimana dengan 6 Koper Penuh Uang di Dalamnya?

Bandung
Pesan Ridwan Kamil untuk Bima Arya dan Yana Mulyana soal Holywings

Pesan Ridwan Kamil untuk Bima Arya dan Yana Mulyana soal Holywings

Bandung
Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 92, Polda Jabar Terjunkan Tim TAA

Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 92, Polda Jabar Terjunkan Tim TAA

Bandung
Fakta Pengungkapan Uang Palsu di Cirebon, dari Beli Rokok hingga Ketahuan Pencetaknya Pasutri

Fakta Pengungkapan Uang Palsu di Cirebon, dari Beli Rokok hingga Ketahuan Pencetaknya Pasutri

Bandung
Pasutri di Cirebon Cetak Uang Palsu, Kepala Cabang BI Sebut Peredaran Uang Palsu Punya Tren Saat Momen Tertentu

Pasutri di Cirebon Cetak Uang Palsu, Kepala Cabang BI Sebut Peredaran Uang Palsu Punya Tren Saat Momen Tertentu

Bandung
[POPULER JAWA BARAT] Kesaksian Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang | Sopir Bus Maut Tasikmalaya Jadi Tersangka

[POPULER JAWA BARAT] Kesaksian Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang | Sopir Bus Maut Tasikmalaya Jadi Tersangka

Bandung
Kecelakaan Bus Sering Terjadi, Apa yang Harus Dilakukan agar Kejadian Serupa Tidak Terulang?

Kecelakaan Bus Sering Terjadi, Apa yang Harus Dilakukan agar Kejadian Serupa Tidak Terulang?

Bandung
Kronologi Mobil Pengangkut Uang Terjun ke Irigasi, Sudah Dievakuasi

Kronologi Mobil Pengangkut Uang Terjun ke Irigasi, Sudah Dievakuasi

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 28 Juni 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 28 Juni 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Bandung
Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 28 Juni 2022: Cerah Berawan hingga Berawan

Prakiraan Cuaca di Bandung Hari Ini, 28 Juni 2022: Cerah Berawan hingga Berawan

Bandung
Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Pengamat Minta Izin Perusahaan Bus yang Terlibat Kecelakaan Dicabut

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Pengamat Minta Izin Perusahaan Bus yang Terlibat Kecelakaan Dicabut

Bandung
Mobil Pengangkut Uang yang Terjun ke Irigasi di Karawang Akhirnya Bisa Dievakuasi

Mobil Pengangkut Uang yang Terjun ke Irigasi di Karawang Akhirnya Bisa Dievakuasi

Bandung
Polres Cirebon Kota Tangkap Pasutri Pencetak Uang Palsu, Beraksi 6 Bulan, Keuntungan Belasan Juta

Polres Cirebon Kota Tangkap Pasutri Pencetak Uang Palsu, Beraksi 6 Bulan, Keuntungan Belasan Juta

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.