Geng Motor Tawuran di Jalanan Tasikmalaya, 15 Pelajar Ditangkap

Kompas.com - 22/01/2022, 07:47 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Tawuran antar kelompok geng motor kembali terjadi di beberapa titik jalan raya Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Sabtu (22/1/2022) dini hari.

Tawuran melibatkan puluhan muda-mudi yang kebanyakan berstatus pelajar tersebut terjadi di Jalan Simpang Empat Selaawi, Paseh, Jalan Gubernur Sewaka dan Cibanjaran, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Rupanya bentrokan tersebut seakan sudah direncanakan karena sebelumnya rombongan geng motor terus berseliweran keliling wilayah pinggiran kota sejak tengah malam.

Baca juga: Rawan Kejahatan dan Geng Motor, Polda Jambi Sebar Nomor Pengaduan

Atta Harun (56), salah seorang pedagang di Pasar Pagi Cikurubuk Kota Tasikmalaya, mengaku sempat ketakutan melihat kelompok geng motor konvoi dengan cara berkendara zigzag hampir seluruh badan jalan di kawasan Bypass Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

Mengetahui mereka adalah geng motor yang selama ini meresahkan, dia memilih berhenti dan bersembunyi di semak-semak warung tutup di pinggir jalan.

"Saya hanya bisa sembunyi dulu di warung tutup pinggir jalan. Biarkan mereka lewat, mereka sambil berteriak-teriak menantang pengendara lain mengajak berkelahi. Saya cari aman saja Pak," jelas Atta kepada wartawan, Sabtu pagi.

Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya menangkap belasan anggota geng motor yang semuanya berstatus pelajar saat tawuran di jalanan Kota Tasikmalaya, Sabtu (22/1/2022) dini hari.KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya menangkap belasan anggota geng motor yang semuanya berstatus pelajar saat tawuran di jalanan Kota Tasikmalaya, Sabtu (22/1/2022) dini hari.

Tak berselang lama usai sampai di Pasar Cikurubuk, lanjut Atta, rekan pedagang lainnya yang biasa berangkat dini hari memergoki kelompok geng motor tersebut usai tawuran dengan geng motor lainnya.

Baca juga: 2 Kelompok Geng Motor di Palembang Saling Serang, Satu Pemuda Kritis karena Luka Bacok

Bahkan, mereka tak segan-segan melukai lawannya dan orang lain saat tawuran.

"Ternyata tawurannya itu di Paseh dan Mangkubumi. Itu banyak banget pak motornya. Kenapa mereka selalu meresahkan sekali. Apalagi banyak pedagang yang berangkat subuh, nanti dikira geng motor dan jadi sasaran mereka. Makanya kami selalu waspada," tambah dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi PMK di Kuningan Dimulai, Sehari Targetkan 1.000 Ekor Sapi

Vaksinasi PMK di Kuningan Dimulai, Sehari Targetkan 1.000 Ekor Sapi

Bandung
 Antapura De Djati, Garut: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Antapura De Djati, Garut: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Bandung
Keranjang Sultan Situ Gunung Sukabumi: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Keranjang Sultan Situ Gunung Sukabumi: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Bandung
2 Bobotoh Tewas di GBLA, Polisi Periksa Anggota Polri yang Berjaga hingga Manajemen Persib

2 Bobotoh Tewas di GBLA, Polisi Periksa Anggota Polri yang Berjaga hingga Manajemen Persib

Bandung
Dari 13.122 Peminat, Sebanyak 1.428 Orang Lolos UTBK SBMPTN Unsika

Dari 13.122 Peminat, Sebanyak 1.428 Orang Lolos UTBK SBMPTN Unsika

Bandung
Bupati Bandung Sebut Renovasi Ruang Kantornya Sudah Sesuai Mekanisme

Bupati Bandung Sebut Renovasi Ruang Kantornya Sudah Sesuai Mekanisme

Bandung
Sempat Selamatkan Istri dan Anaknya, Korban Longsor di Bogor Ditemukan Meninggal

Sempat Selamatkan Istri dan Anaknya, Korban Longsor di Bogor Ditemukan Meninggal

Bandung
Korban Tewas karena Miras Oplosan di Karawang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas karena Miras Oplosan di Karawang Bertambah Jadi 9 Orang

Bandung
Wabah PMK, Harga Jual Hewan Anjlok, Biaya Penanganan Tinggi

Wabah PMK, Harga Jual Hewan Anjlok, Biaya Penanganan Tinggi

Bandung
Warga Karawang yang Lihat Orang Pesta Miras Diminta Lapor Kapolres, Ini Nomornya

Warga Karawang yang Lihat Orang Pesta Miras Diminta Lapor Kapolres, Ini Nomornya

Bandung
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya, Bus Oleng hingga Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Tasikmalaya, Bus Oleng hingga Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Bandung
Korban Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas, 4 Luka Berat, 51 Luka Ringan

Korban Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas, 4 Luka Berat, 51 Luka Ringan

Bandung
Sopir Bus Pariwisata Mengaku Tidur Beberapa Detik Sebelum Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas

Sopir Bus Pariwisata Mengaku Tidur Beberapa Detik Sebelum Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Orang Tewas

Bandung
Polisi Karawang Telusuri Penjual Bahan Pembuat Miras Oplosan Maut yang Tewaskan 8 Orang

Polisi Karawang Telusuri Penjual Bahan Pembuat Miras Oplosan Maut yang Tewaskan 8 Orang

Bandung
Bus Pariwisata Masuk Jurang di Tasikmalaya, Bawa Rombongan Guru, 3 Orang Tewas

Bus Pariwisata Masuk Jurang di Tasikmalaya, Bawa Rombongan Guru, 3 Orang Tewas

Bandung
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.